30 Januari 2012

Kukuh


Dia begitu kukuh.
Seperti sauh.
Hati yang lain dikayuh menjauh
Tapi hatinya tetap tanpa keluh

Jiwanya tak pernah runtuh.
Selalu utuh.
Mimpi yang lain tercemari keruh.
Tapi mimpinya tetap tak tersentuh.

Cinta oh cinta
Apa yang coba kau cipta
Ketika kata tak sekedar kata.
Ketika cahaya lebih dari pelita.
Dan ketika kisah tak hanya cerita. 

Cinta dan cinta
Lihatlah dunia nyata
Ada janji hanya sekedar kata
Ada suara bisikan terbata-bata
Dan ada kabar yang menyalahi fakta

Tapi dia tetap kukuh
Mimpinya tak terbunuh
Karena mencintai itu tanpa keluh
Meski tak semua dapat direngkuh
Dan yang ia mau hanyalah itu

*Didedikasikan buat semua Laziale

No Saint


Sometimes people hide in their own pride to camouflage the worst card.

Day by day we push away everything that interrupt what we say.

Continuously, we act swallowing a candy even though it tastes like chili.

Sounds insane, but my friend, obviously none of us are saint.


Negeri Potensi


"Sumpah demi apapun,
negeri ini penuh potensi"


Negeri ini penuh potensi untuk berjaya dan bertaji
Tapi, sayang itu belum juga terjadi
Karena setiap yang terbaik ingin ke luar negeri
Demi gaji atau sekedar gengsi

Di sana mereka berserakan
Tapi tentu tak bisa disalahkan
Karena semua juga mencari makan
Kawan, silakan direnungkanApa yang tersisa dan seberapa kita kehilangan


Mereka dibeli dengan harga tinggi
Difasilitasi
Diakuisisi dengan pasti
Jika yang terbaik pergi, lantas siapa yang berbuat untuk negeri?

Esemka, contohnya, kini berjaya bahkan mungkin dipuja
Tapi apa kita punya daya saat para kreatornya nanti diberi harta, diberi kenikmatan tiada tara untuk bekerja membuat negeri lain jaya?

Negeri ini penuh potensi
Sumpah demi apapun, negeri ini penuh potensi
Dan semoga itu lebih berarti dari sekedar potensi

Sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150553062144718