08 Desember 2009

bukankah segala sesuatu diciptakan dari bagian-bagian terkecilnya?

dua-tiga hari belakangan ini, prita mulyasari muncul lagi di media massa. pasalnya, prita dituntut bersalah dan harus membayar ganti rugi sebesar 204 juta rupiah kepada rs omni. aku tak ingin mengomentari kasus ini dari ranah hukum karena jelas aku pun buta akan hal itu. tetapi satu hal yang menarik dari keberlanjutan kasus ini adalah lahirnya satu gerakan sosial yang bertajuk “koin peduli prita mulyasari”.

semua orang sepertinya tahu bagaimana kelahiran gerakan sosial ini berkat pemberitaan yang sangat intens dari berbagai media massa. dalam hal ini, aku mengacungkan semua jempol yang aku punya pada tv one. bagaimana tidak??!!! tv one bukan hanya menjadi media elektronik yang menyajikan berita saja, tetapi tv one telah mampu menjadi alat kontrol sosial dengan pemberitaannya yang intens akan hal-hal yang mengoyak rasa keadilan masyarakat. tidak hanya sampai di situ, tv one pun mampu menggenjot gerakan sosial tadi ke tingkat yang lebih tinggi dan menjangkau skala nasional dalam waktu sekejap.

kembali ke soal prita, dalam setiap wawancaranya, prita selalu menjawab “uang koin untuk saya adalah simbol dari rakyat kecil yang berjuang menuntut keadilan yang tidak mereka dapatkan, seperti yang saya hadapi." terus terang, aku kurang setuju dengan terminologi “rakyat kecil” atau “orang kecil” atau pun istilah lain yang merujuk kepada artiannya yang menggunakan kata “kecil”. kata “kecil”, menurutku, bukanlah kata yang pas untuk mengkonotasikan orang semacam prita. kalau prita adalah orang kecil, lalu siapa orang besarnya??? siapapun mereka, aku lebih suka menyebutnya sebagai “kaum kapitalis yang serakah”, bukan “orang besar”. jadi, jangan gunakan lagi frase “rakyat kecil” atau “orang kecil” (tapi itu jelas terserah kalian… hehehe…).

bukan latah jika aku memutuskan untuk berpartisipasi, tetapi aku memang peduli akan hal ini. dan aku memiliki landasan sendiri untuk itu. pengumpulan koin ini, menurutku, tidak berarti pembenaran pada putusan bersalah pengadilan, tetapi merupakan bentuk perlawanan masyarakat kepada kaum kapitalis yang serakah. ada orang bilang pernah berujar, di balik setiap kejadian ada hikmah dalam rangka perbaikan diri. ini adalah momen yang tepat untuk menunjukkan bahwa people power sedang bekerja. ini merupakan tonggak yang tepat untuk menunjukkan bahwa gerakan sosial people power memiliki kekuatan teramat besar untuk mengoreksi habis-habisan suatu kelompok, pemerintahan, bahkan generasi sekalipun.

jadi, tak berlebihan rasanya jika aku pun berniat memberikan uang koin yang aku punya. memang tak seberapa, tetapi di dunia ini, bukankah segala sesuatu diciptakan dari bagian-bagian terkecilnya?

1 komentar:

  1. yup :)manusia itu makhluk sosial, dan sesama muslim itu bersaudara ;)

    BalasHapus