orang berpendapat hidup adalah pilihan. benar kiranya pendapat itu. paling tidak, hal itu teraplikasikan pada hidupku. seminggu yang lalu aku berada di antara dua pilihan. yang pertama, aku datang pada arisan perdana yang diadakan oleh kawan-kawan smp. yang kedua, aku datang pada acara outbond dpp saung elmu. kenapa kubilang sebagai pilihan? karena keduanya ada pada tanggal yang sama. 8 februari 2009.
setelah memikirkannya beberapa waktu, aku memutuskan. keputusan ini diwarnai dua pertimbangan. secara kronologis, sebenarnya acara arisan lebih dulu mengemuka dan aku berencana hadir. tapi kemudian datanglah undangan outbond dpp saung elmu. jika didasarkan pada kronologis, seharusnya aku tetap menghadiri acara arisan. tetapi pertimbangan dalam keputusan ini bukan hanya secara kronologis. secara naluriah, aku cenderung ingin hadir pada acara outbond karena aku ingin sekali bertemu dengan rekan-rekan yang memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun negeri ini. dan akhirnya aku berangkat ke jatinangor—tempat diadakannya outbond.
dan sekali lagi hidup adalah pilihan. pilihan kali ini ada di antara memposting cerita outbond atau tidak. sejujurnya aku takut sekali terjerumus dalam riya. apalagi seorang kawan secara membabi buta pernah menuduhku ‘berpura-pura untuk dikagumi’ dalam blognya (tetapi aku sama sekali tak berminat untuk mengkonfrontasikan hal itu dengannya karena penilaiannya sangat mungkin tidak salah. mungkin kesalahan justru ada pada diriku yang terlalu berkoar tentang banyak hal secara berlebihan. dan aku menyesal karenanya).
tetapi kemudian aku teringat satu hal, bukankah kita diperbolehkan mengumumkan suatu amaliah jika motifnya adalah untuk mengajak yang lain ikut serta?
so, inilah cerita outbond tersebut.
sebelum ke cerita outbond, ada baiknya dimulai dengan apa itu dpp saung elmu. dpp adalah singkatan dari dompet peduli pendidikan. sementara saung elmu adalah bahasa sunda yang jika diartikan ke dalam bahasa indonesia kurang lebih berarti ‘rumah ilmu’. dpp saung elmu adalah sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang sosial pendidikan dan dirintis sekitar tahun pertengahan tahun 2008. dpp saung elmu menghimpun dana setiap bulan—minimal Rp.50.000—dari para anggotanya untuk dijadikan sebagai beasiswa sekolah bagi anak-anak yatim dan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang kami sebut adik asuh.
sejauh ini, donatur berjumlah kurang lebih 30-40 orang dengan jumlah adik asuh sebanyak 17 anak. dalam memberikan beasiswa, kami membagi 3 kelompok. kelompok pertama: sd, kelompok kedua: smp, dan kelompok ketiga: sma. kepada kelompok sd diberikan beasiswa sebesar Rp. 50.000/bulan/anak. kelompok smp diberikan beasiswa sebesar Rp. 75.000/bulan/anak. kelompok sma diberikan beasiswa sebesar Rp. 100.000/bulan/anak. memang jumlah yang tak banyak, tetapi paling tidak bisa membantu mereka untuk tetap mengenyam pendidikan.
tanggal 8 februari kemarin, kami mengadakan outbond yang diselenggarakan di jatinangor dengan bantuan dari kawan-kawan mahasiswa fakultas pertanian unpad. dalam acara itu, kami mengajak adik-adik asuh kami untuk bermain dalam game-game outbond seperti mengisi galon dengan air, labirin, spider web, dan menyeberangi sungai-sungai-an. setelah itu acara diakhiri dengan pemberian beasiswa bulan februari kepada anak-anak tersebut.
secara khusus, acara outbond ini dirancang untuk mempertemukan donatur dengan donatur, donatur dengan adik asuh, dan adik asuh dengan adik asuh. tujuannya untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan dalam membangun negeri ini.







karena motif dari postingan ini adalah mengajak, maka di sini, kami mengajak kawan-kawan untuk melakukan hal yang sedang kami lakukan. mengumpulkan sebagian harta yang dititipkan Allah untuk diberikan kepada—khususnya—anak-anak yatim dan anak anak dari keluarga kurang mampu agar mereka tetap mengenyam pendidikan sehingga mereka bisa mandiri suatu waktu nanti. dan lebih jauh lagi, untuk membangun negeriindonesia dengan amal nyata.
nah, sekarang hidup adalah pilihan bagi kawan-kawan. pilihan untuk bergabung atau tidak. kepada yang berminat, anda dapat meninggalkan komentar berupa alamat email di media komentar dalam blog ini agar dapat kami hubungi. atau bagi yang kenal saya secara pribadi dan tahu nomor ponsel saya bisa langsung menghubungi saya.
terima kasih karena telah menyempatkan diri untuk membaca postingan ini. kami tunggu partisipasinya.
yuk, kita bangun negeri ini dengan amal nyata . . .
:)
setelah memikirkannya beberapa waktu, aku memutuskan. keputusan ini diwarnai dua pertimbangan. secara kronologis, sebenarnya acara arisan lebih dulu mengemuka dan aku berencana hadir. tapi kemudian datanglah undangan outbond dpp saung elmu. jika didasarkan pada kronologis, seharusnya aku tetap menghadiri acara arisan. tetapi pertimbangan dalam keputusan ini bukan hanya secara kronologis. secara naluriah, aku cenderung ingin hadir pada acara outbond karena aku ingin sekali bertemu dengan rekan-rekan yang memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun negeri ini. dan akhirnya aku berangkat ke jatinangor—tempat diadakannya outbond.
dan sekali lagi hidup adalah pilihan. pilihan kali ini ada di antara memposting cerita outbond atau tidak. sejujurnya aku takut sekali terjerumus dalam riya. apalagi seorang kawan secara membabi buta pernah menuduhku ‘berpura-pura untuk dikagumi’ dalam blognya (tetapi aku sama sekali tak berminat untuk mengkonfrontasikan hal itu dengannya karena penilaiannya sangat mungkin tidak salah. mungkin kesalahan justru ada pada diriku yang terlalu berkoar tentang banyak hal secara berlebihan. dan aku menyesal karenanya).
tetapi kemudian aku teringat satu hal, bukankah kita diperbolehkan mengumumkan suatu amaliah jika motifnya adalah untuk mengajak yang lain ikut serta?
so, inilah cerita outbond tersebut.
sebelum ke cerita outbond, ada baiknya dimulai dengan apa itu dpp saung elmu. dpp adalah singkatan dari dompet peduli pendidikan. sementara saung elmu adalah bahasa sunda yang jika diartikan ke dalam bahasa indonesia kurang lebih berarti ‘rumah ilmu’. dpp saung elmu adalah sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang sosial pendidikan dan dirintis sekitar tahun pertengahan tahun 2008. dpp saung elmu menghimpun dana setiap bulan—minimal Rp.50.000—dari para anggotanya untuk dijadikan sebagai beasiswa sekolah bagi anak-anak yatim dan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang kami sebut adik asuh.
sejauh ini, donatur berjumlah kurang lebih 30-40 orang dengan jumlah adik asuh sebanyak 17 anak. dalam memberikan beasiswa, kami membagi 3 kelompok. kelompok pertama: sd, kelompok kedua: smp, dan kelompok ketiga: sma. kepada kelompok sd diberikan beasiswa sebesar Rp. 50.000/bulan/anak. kelompok smp diberikan beasiswa sebesar Rp. 75.000/bulan/anak. kelompok sma diberikan beasiswa sebesar Rp. 100.000/bulan/anak. memang jumlah yang tak banyak, tetapi paling tidak bisa membantu mereka untuk tetap mengenyam pendidikan.
tanggal 8 februari kemarin, kami mengadakan outbond yang diselenggarakan di jatinangor dengan bantuan dari kawan-kawan mahasiswa fakultas pertanian unpad. dalam acara itu, kami mengajak adik-adik asuh kami untuk bermain dalam game-game outbond seperti mengisi galon dengan air, labirin, spider web, dan menyeberangi sungai-sungai-an. setelah itu acara diakhiri dengan pemberian beasiswa bulan februari kepada anak-anak tersebut.
secara khusus, acara outbond ini dirancang untuk mempertemukan donatur dengan donatur, donatur dengan adik asuh, dan adik asuh dengan adik asuh. tujuannya untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan dalam membangun negeri ini.
karena motif dari postingan ini adalah mengajak, maka di sini, kami mengajak kawan-kawan untuk melakukan hal yang sedang kami lakukan. mengumpulkan sebagian harta yang dititipkan Allah untuk diberikan kepada—khususnya—anak-anak yatim dan anak anak dari keluarga kurang mampu agar mereka tetap mengenyam pendidikan sehingga mereka bisa mandiri suatu waktu nanti. dan lebih jauh lagi, untuk membangun negeri
nah, sekarang hidup adalah pilihan bagi kawan-kawan. pilihan untuk bergabung atau tidak. kepada yang berminat, anda dapat meninggalkan komentar berupa alamat email di media komentar dalam blog ini agar dapat kami hubungi. atau bagi yang kenal saya secara pribadi dan tahu nomor ponsel saya bisa langsung menghubungi saya.
terima kasih karena telah menyempatkan diri untuk membaca postingan ini. kami tunggu partisipasinya.
yuk, kita bangun negeri ini dengan amal nyata . . .
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar