are you watching closely?
itulah kalimat pertama dalam film the prestige. sebuah film adaptasi novel dengan judul yang sama. ini adalah kisah perseteruan dua pesulap inggris pada akhir abad 19 yang berakhir mematikan. baik novel maupun filmnya didominasi dua nama : rupert angier dan alfred borden.
novel the prestige ditulis oleh christhoper priest dan pertama kali terbit di inggris tahun 1995, sedangkan filmnya disutradarai oleh christhoper nolan dan pertama kali tayang tahun 2005. tapi layaknya sebuah film adaptasi, ada beberapa perbedaan di novel dan filmnya.
dalam novel, angier merupakan keturunan bangsawan dengan gelar lord colderdale, sementara borden adalah seorang pemuda yang berasal dari kelas pekerja. dengan ambisi besar, keduanya berusaha menjadi pesulap yang mampu menampilkan trik sulap yang memukau sekaligus membingungkan.
suatu waktu, pertemuan keduanya terjadi dan menjadi awal perseteruan yang saling berbalasan. saat itu, angier sedang menjadi paranormal gadungan. ia biasa mendapat pekerjaan sebagai pemanggil roh. dan dengan kemampuan trik sulapnya, ia melakukannya dengan sangat baik. sampai suatu ketika, borden, yang merupakan saudara dari klien angier, curiga bahwa apa yang dilakukan angier hanyalah omong kosong.
kemudian borden membongkar kebohongan angier dengan mengacaukan atraksi pemanggilan roh tersebut. dalam proses pengacauan itu, borden tanpa sengaja membuat istri angier, yang berperan sebagai asisten angier, keguguran. angier pun berang. sejak saat itu, perseteruan mereka dimulai.
dalam perseteruan itu, keduanya bersaing menjadi pesulap terhebat. saat salah satunya menampilkan suatu atraksi, sebisa mungkin yang lainnya menjiplak atraksi tersebut dan menampilkannya dengan lebih baik. bahkan, dalam beberapa kesempatan mereka saling mengacaukan pertunjukan saingannya.
kemudian, ada saat borden menampilkan triknya yang paling hebat, yaitu trik manusia pindah tempat. dengan trik itu, borden berada di atas angier, bahkan angier sendiri mengakui keunggulan saingannya itu. tapi, angier tak mau menyerah untuk mengetahui rahasia trik sulap itu. lalu, angier menyusupkan asistennya untuk bekerja pada borden dan mencari tahu rahasianya.
akhirnya, angier mendapat petunjuk mengenai rahasia borden. tesla—itulah rahasianya. nikola tesla ialah seorang ilmuwan asal amerika yang berhasil mengembangkan penggunaan listrik secara luas. kemudian, angier pun mendatangi tesla dan memintanya membuatkan suatu alat yang mampu menduplikasikan dirinya. tesla pun menyanggupinya.
waktu-waktu setelahnya adalah kejayaan bagi angier dan keterpurukan bagi borden. angier menikmati keberhasilannya menjadi pesulap yang diakui paling hebat di inggris. meski nikmat keberhasilannya itu menyisakan suatu keperihan. keperihan yang terlampau mengerikan bagi hidup setiap manusia. dalam menampilkan atraksi pindah tempatnya itu, angier diharuskan menyingkirkan (baca : membunuh) materi asli dirinya sehingga materi duplikat, yang muncul setelahnya, mendapat applaus dari penonton.
***
filmnya dibuat secara berbeda oleh sang sutradara. film ini memiliki alur maju mundur. membingungkan. tapi layaknya sulap, membingungkan dan membuat kita terpana pada waktu yang bersamaan. lagi pula, akhir sebuah sulap selalu berupa pertanyaan di benak setiap penonton, bukan? begitu pun film ini. christhoper nolan bak seorang pesulap yang sedang beraksi dipanggung saat menyutradarai film ini.
dalam film, alfred borden (christian bale) adalah orang asli inggris sementara rupert angier (hugh jackman) adalah perantau dari amerika. diceritakan bahwa pada awalnya alfred borden dan rupert angier adalah rekan kerja. mereka sama-sama bekerja pada seorang pesulap dan selalu menjadi bagian dari pertunjukan sulap dengan berpura-pura sebagai penonton.
dalam suatu pertunjukan, borden menyebabkan kecelakaan bagi istri angier, yang juga bekerja sebagai asisten pesulap yang sama. dalam pada itu, istri angier meninggal. hal itu membuat angier membenci borden dan memendam dendam teramat kesumat.
perjalanan selanjutnya mereka berkarir masing-masing. borden lebih serius dan lebih tekun menjalani hari-harinya dengan berlatih. hal itu menjadikannya sebagai pesulap ternama. tersohornya nama borden melecut semangatnya untuk menyaingi borden. bahkan, dalam beberapa kesempatan mereka saling mengacaukan pertunjukan saingannya.
sama dengan novelnya, perseteruan di film juga mengerucut pada satu trik sulap : manusia pindah tempat. borden dengan caranya sendiri mampu membuat penonton bertepuk tangan, tergagap, dan tersenyum dalam waktu bersamaan. sedangkan, angier dengan kekuatan uangnya mampu membayar tesla untuk membuat sebuah mesin duplikasi.
***
perbedaan di novel dan di film sangat kental terlihat pada penokohan borden dan angier. dalam novel angier terasa seperti tokoh utama yang menderita karena ulah borden, sementara dalam filmnya, justru borden lah yang menjadi tokoh yang terasa lebih utama. perbedaan lainnya, dalam novel borden dibunuh oleh angier, tetapi dalam film kejadiannya terbalik.
meskipun dalam novel dan filmnya rahasia borden adalah tesla, tetapi sebenarnya bukan itu rahasianya. bahkan, tesla pun sebenarnya tak sadar ia mampu membuat mesin untuk menduplikasi materi. jadi apa rahasia trik sulap borden? silakan cari tahu sendiri.
secara keseluruhan, filmnya digarap dengan cara yang hebat dan mampu memunculkan misteri yang lebih membuat penasaran. sementara novelnya, memberikan pola unik dalam bercerita. penasaran? silakan tonton filmnya dan baca novelnya.
satu hal yang bisa diambil dari novel maupun film ini adalah memiliki ambisi sama dengan nafas kehidupan, tetapi saat ambisi menjadi obsesi yang ada hanyalah kehancuran.
cat: christhoper nolan adalah sutradara dari film memento, batman begins, dan the dark knight.