15 Maret 2009

with a great power comes great arrogance?????


suatu waktu, seorang pejabat eselon II sebuah instansi pemerintah yang baru dilantik mengkomplain soal namanya yang tertulis di surat keputusan pengangkatan jabatannya. dalam surat keputusan itu namanya bergelar doktor dan master teknik. ia yang merasa mendapatkan gelar magister di luar negeri menginginkan agar gelar magisternya itu disesuaikan dengan gelar yang memang didapatnya, yaitu dic. eng.

ada juga kisah nyata di mana seorang dosen hanya ingin dipanggil dengan gelar kepakarannya, profesor. ia merasa gelarnya itu adalah sebuah pencapaian yang penuh perjuangan dan pengorbanan. jadi, setiap orang harus menghargai dan memberikan rasa hormat saat memanggilnya. 

sadar atau tidak, itulah gambaran nyata bangsa kita. coba saja lihat penulisan nama penulis buku yang beredar di indonesia. kebanyakan dari mereka mencantumkan gelar akademisnya, bahkan gelar religiusnya. 

sebuah pencapaian memang patut dihargai dan dihormati. tapi hal itu adalah sebuah keniscayaan dan bukan hal yang perlu dipaksakan. lagipula, bukankah kita dinilai atas apa yang kita berikan, bukan atas apa yang kita dapatkan???

hal berbeda terjadi di luar indonesia. silakan sebutkan siapa penemu model pengukuran kinerja balanced scorecard!!! bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang manajemen pasti akan segera mengacungkan tangan sambil menyebutkan nama kaplan dan norton. penyebutan nama seperti itu tidaklah menyalahi aturan sopan santun karena memang adanya begitu. dalam semua buku yang mereka tulis, mereka tak pernah mencantumkan gelar akademis mereka. padahal mereka adalah ahli-ahli manajemen yang sudah diakui kepakarannya di seluruh dunia. 

seorang pakar lain hanya menuliskan nama paul niven di buku-buku yang ditulisnya. demikian pula dengan david hunger dan thomas wheelen. padahal ketiganya adalah ahli-ahli di bidang manajemen strategik. bahkan pebisnis terkenal seperti donald trump, warren buffet, george soros, dan robert t. kiyosaki pun tak terjebak dengan keangkuhan akademisnya. 

menggelikan memang tingkah laku orang indonesia ini. dan semakin menggelikan karena ada satu pepatah dalam bahasa inggris yang menyebutkan ‘with a great power comes great responsibility’ bukannya ‘with a great power comes great arrogance’.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar