
kemarin (28 oktober 2009), entah pagi entah siang, aku mendapatkan postingan facebook dari saudara lahirku. “Konspirasi Nuklir (a novel) by me is in favourite bookstore near you ^^” begitulah tulisnya. aku mengerti apa artinya. ini berarti novel pertamanya telah diterbitkan. judul yang cukup menggelitik karena aku tak pernah menyangka akan berkaitan dengan nuklir.
dari judulnya, aku cukup bisa meraba ke arah mana novel ini akan bergerak. ide ceritanya memang tak orisinil, tapi jaman sekarang, setahuku, sulit untuk mendapatkan ide yang orisinil. bahkan kisah-kisah yang ada di film atau novel saat ini pun tak banyak yang menyajikan ide orisinil. lihat saja cerita cinta yang ada, sama sekali tak ada yang orisinil!! jadi, wajar jika ide cerita “konspirasi nuklir” ini pun tak orisinil.
meski begitu, aku tahu bahwa daya tarik novel ini memang bukan dari ide ceritanya, tetapi lebih cenderung pada penyajiannya yang investigatif, fakta-fakta ilmiah, teka-teki, unsur membuat penasaran, persaingan, dan bumbu kisah cinta yang menarik. dan itu terbukti saat aku menutup buku ini.
sepulang kantor, bakda magrib, aku segera meluncur ke cinere mall. tak ada toko lain yang aku sambangi selain gramedia. harusnya sih buku itu ada di sana. dan ternyata benar. buku berwarna abu-abu pucat dengan judul “konspirasi nuklir” dengan nama penulis “jodhi p. giriarso” ada di deretan buku new arrival. tanpa ragu aku mengambilnya. setelah berkeliling cukup lama mencari barang lainnya aku segera pulang. tak sabar aku ingin melahap “konspirasi nuklir” ini.
tanpa membuang waktu aku segera membacanya. aku melahap lebih dari setengah buku ini sampai jam setengah satu dini hari. kemudian aku putuskan untuk tidur. kemudian, jam setengah empat ada yang membangunkanku. praktis aku hanya tidur 3 jam malam ini. setelah menyiapkan makanan dalam sekejap lantas aku melahapnya, juga dalam sekejap, dan kemudian meneruskan membaca novel ini.
novel ini bersetingkan kota bandung yang bersuasana menjelang konferensi OPEC. bandung dipilih menjadi seting sepertinya berdasar pada kota yang ditinggali si penulis. dengan gaya tulisan yang mengundang pertanyaan “what’s next?”, novel ini akan membuat pembacanya melekatkan diri secara tak sadar.
dengan tokoh-tokoh dari dunia media massa, kepolisian, kampus, dan politik, novel ini sangat detail dalam latar belakang setiap tokoh. dan seperti film-film Michael bay, tak ada karakter yang sia-sia. semuanya memilik peran yang penting, sekecil apapun itu.
rangkaian alur cerita disajikan secara maju-mundur merupakan rantai konsekuensi logis yang menjadikan semua hal terjadi karena satu hal lain tetapi dalam koridor yang sinkron. nyaris tak ada keebetulan dalam kisah ini. satu-satunya kebetulan adalah pertemuan antara karakter youri dan reza. tetapi kebetulan pertemuan mereka tentu bukan tanpa alasan.
satu hal yang aku yakini, tak ada yang namanya kebetulan. kalaupun dipaksakan ada, kebetulan hanyalah sebuah metode yang diciptakan Allah untuk menegaskan eksistensinya (sepertinya si penulis memiliki keyakinan yang sama). dan menurutku pertemuan kebetulan antara karakter youri dan reza adalah cara dari penulis untuk menunjukkan bahwa novel ini pun ada karakter religiusnya.
untuk para pegawai batan, teman-temanku, novel ini juga mencatut nama batan, terutama batan yang ada bandung. cukup baik untuk mempopulerkan nama batan itu sendiri.
terakhir,congratulation brother. kamu membuktikan bahwa kerja keras memang tidak pernah mengkhianati hasil. sekali lagi, congrats . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar