10 Desember 2009

jangan pernah berpikir untuk hidup damai di neraka!!

“hei… mau kemana kau. apa masalahmu?”

“aku hanya takut.”

“takut kalau dia memang brengsek?!!”

“hiks… hiks… yahh…”

“justru bagus bukan? coba kalau selama ini ia memang membohongimu?? apa kamu sanggup menahan itu seumur hidup?”

“justru itu, aku tak mungkin bisa menahannya. jadi lebih baik semua tetap seperti ini. akan lebih baik jika aku tetap tak tahu.”

“ini merugikan aku. aku bilang suamimu berselingkuh, tapi kau malah minta bukti. padahal kau tahu jelas siapa aku. aku sahabatmu selama 15 tahun. aku tak mungkin membohongimu.”

“iya, tapi…”

“kau minta bukti!!! kau yang minta!!! dan aku sedang akan memberikannya!!!”

“tapi aku tak mau hidupku berantakan. aku hanya ingin menjalani kehidupanku seperti biasanya…”

“dibohongi?! kau tahu??? suamimu yang brengsek itu mentertawakanmu selama ini!!! sadarlah!!!”

“damai… aku hanya ingin damai…”

“damai dari kebohongan dan ketidakmautahuan!!!”

“iya, tapi damai tetap saja damai.”

“jadi kau mau berkompromi untuk itu?? kamu mau menikmati kedamaian hasil tanggungan kebohongan??”

“jika itu yang terbaik, ya…”

“ini bukan soal apa yang baik apa yang tidak. ini soal benar salah. apa yang dilakukannya di belakangmu itu salah dan kau juga sedang akan melakukan kesalahan.”

“apa gunanya salah atau benar jika hidupku berantakan?? aku yang menjalaninya!!! bukan kau!!!”

“kau ingin hidup damai??? hiduplah di surga!!! jangan pernah berpikir untuk hidup damai di neraka!! tapi untuk masuk surga kau harus menjadi orang benar, bukan orang baik!!!”

08 Desember 2009

bukankah segala sesuatu diciptakan dari bagian-bagian terkecilnya?

dua-tiga hari belakangan ini, prita mulyasari muncul lagi di media massa. pasalnya, prita dituntut bersalah dan harus membayar ganti rugi sebesar 204 juta rupiah kepada rs omni. aku tak ingin mengomentari kasus ini dari ranah hukum karena jelas aku pun buta akan hal itu. tetapi satu hal yang menarik dari keberlanjutan kasus ini adalah lahirnya satu gerakan sosial yang bertajuk “koin peduli prita mulyasari”.

semua orang sepertinya tahu bagaimana kelahiran gerakan sosial ini berkat pemberitaan yang sangat intens dari berbagai media massa. dalam hal ini, aku mengacungkan semua jempol yang aku punya pada tv one. bagaimana tidak??!!! tv one bukan hanya menjadi media elektronik yang menyajikan berita saja, tetapi tv one telah mampu menjadi alat kontrol sosial dengan pemberitaannya yang intens akan hal-hal yang mengoyak rasa keadilan masyarakat. tidak hanya sampai di situ, tv one pun mampu menggenjot gerakan sosial tadi ke tingkat yang lebih tinggi dan menjangkau skala nasional dalam waktu sekejap.

kembali ke soal prita, dalam setiap wawancaranya, prita selalu menjawab “uang koin untuk saya adalah simbol dari rakyat kecil yang berjuang menuntut keadilan yang tidak mereka dapatkan, seperti yang saya hadapi." terus terang, aku kurang setuju dengan terminologi “rakyat kecil” atau “orang kecil” atau pun istilah lain yang merujuk kepada artiannya yang menggunakan kata “kecil”. kata “kecil”, menurutku, bukanlah kata yang pas untuk mengkonotasikan orang semacam prita. kalau prita adalah orang kecil, lalu siapa orang besarnya??? siapapun mereka, aku lebih suka menyebutnya sebagai “kaum kapitalis yang serakah”, bukan “orang besar”. jadi, jangan gunakan lagi frase “rakyat kecil” atau “orang kecil” (tapi itu jelas terserah kalian… hehehe…).

bukan latah jika aku memutuskan untuk berpartisipasi, tetapi aku memang peduli akan hal ini. dan aku memiliki landasan sendiri untuk itu. pengumpulan koin ini, menurutku, tidak berarti pembenaran pada putusan bersalah pengadilan, tetapi merupakan bentuk perlawanan masyarakat kepada kaum kapitalis yang serakah. ada orang bilang pernah berujar, di balik setiap kejadian ada hikmah dalam rangka perbaikan diri. ini adalah momen yang tepat untuk menunjukkan bahwa people power sedang bekerja. ini merupakan tonggak yang tepat untuk menunjukkan bahwa gerakan sosial people power memiliki kekuatan teramat besar untuk mengoreksi habis-habisan suatu kelompok, pemerintahan, bahkan generasi sekalipun.

jadi, tak berlebihan rasanya jika aku pun berniat memberikan uang koin yang aku punya. memang tak seberapa, tetapi di dunia ini, bukankah segala sesuatu diciptakan dari bagian-bagian terkecilnya?

03 Desember 2009

PENAJAMAN SASARAN ORGANISASI BATAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT


Indonesia memiliki cita-cita luhur untuk mensejahterakan rakyatnya sejak pertama kali negara ini dibentuk. Untuk mencapai cita-cita tersebut, maka dibentuklah perangkat-perangkat negara untuk menangani permasalahan yang sedang berkembang secara spesifik. Salah satu bidang yang perlu ditangani secara spesifik adalah bidang ketenaganukliran, maka dibentuklah Lembaga Tenaga Atom yang merupakan cikal bakal Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan).

Meski pada awalnya kesejahteraan rakyat bukan alasan utama dibentuknya Batan, namun perkembangan selanjutnya menuntut adanya objektif yang nyata dari kegiatan yang dilaksanakan Batan. Untuk itu, disusunlah visi dan misi Batan dalam jangka panjang. Visi yang dicanangkan adalah “Terwujudnya iptek nuklir berkeselamatan handal sebagai pemicu dan pemacu kesejahteraan”. Sedangkan, misi-misi yang dikembangkan dalam rangka mewujudkan visi yang telah dicanangkan adalah sebagai berikut :
- Melaksanakan litbangyasa iptek nuklir untuk bidang energi dan non energi,
- Melakukan diseminasi hasil litbangyasa iptek nuklir,
- Melaksanakan kegiatan demi kepuasan pemangku kepentingan.

Dari visi dan misi Batan ini jelas bahwa kesejahteraan rakyat Indonesia lah yang diharapkan dapat diwujudkan. Oleh karena bidang yang ditekuni adalah ketenaganukliran, maka melalui ranah nuklir lah Batan harus mensejahterakan rakyat. Kongkritnya, Batan harus melaksanakan penelitian yang berkaitan dengan ketenaganukliran untuk menghasilkan produk-produk yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan.

Sejauh ini, produk-produk yang dihasilkan Batan meliputi bidang pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran nuklir, pengawetan makanan, pelacakan air tanah, dan bidang energi atau PLTN. Untuk PLTN, meski masih belum dapat dipastikan kapan pembangunannya, tetapi penelitian ke arah sana terus dilaksanakan. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah : sudah mampukah produk-produk yang dihasilkan Batan ini memberikan kontribusi dalam membangun kesejahteraan masyarakat?

Sebuah artikel di media nuklir populer Nu-Tech mungkin dapat menjawab pertanyaan ini. Dalam sebuah artikel yang berjudul “Industrializing Technology” yang ditulis oleh Dimas Irawan, dapat disimpulkan bahwa manajemen riset di Indonesia belum mampu memetakan dan mengarahkan dunia riset nasional untuk menghasilkan teknologi yang memiliki potensi dan menarik bagi pasar yang disertai dengan skema alih teknologi yang jelas.

Untuk itu, diperlukan sebuah penajaman tujuan-tujuan agar riset iptek nuklir yang dilaksanakan Batan mampu berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kepentingan negara secara formal. Selain itu, yang juga tak kalah penting adalah bagaimana hasil riset ini mampu menggerakkan ekonomi rakyat Indonesia secara keseluruhan sehingga secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Millennium Development Goals (MDGs)
Pada pergantian millennium ketiga, para pemimpin dunia merasa perlu untuk merapatkan barisan dan menyusun kesepakatan untuk memecahkan berbagai masalah yang terjadi di dunia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi millennium. Deklarasi ini disepakati oleh 189 negara pada bulan September tahun 2000 di ibu kota PBB, New York.

Bagian dari deklarasi tersebut berisikan Millenium Development Goals (MDGs) atau Sasaran Pembangunan Milenium. MDGs merupakan 8 (delapan) tujuan yang sedianya diupayakan untuk dicapai pada tahun 2015. Kedelapan tujuan tersebut adalah tantangan-tantangan global yang dihadapi dunia yang perlu diatasi untuk mencapai kehidupan yang lebih sejahtera. Berikut adalah kedelapan sasaran tersebut :
1. Pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang ekstrim.
2. Pemerataan pendidikan dasar.
3. Mendukung adanya persamaan gender dan pemberdayaan perempuan.
4. Mengurangi tingkat kematian anak.
5. Meningkatkan kesehatan ibu.
6. Perlawanan terhadap HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya.
7. Menjamin daya dukung lingkungan hidup.
8. Mengembangkan kemitraan global.

Sebagai sebuah kesepakatan global, sudah selayaknya pencapaian MDGs diupayakan semua negara yang menandatanganinya, termasuk Indonesia. Dalam hal penajaman tujuan-tujuan riset Batan, maka tujuan-tujuan yang tertuang dalam MDGs dapat dijadikan sebuah acuan yang penting.

Dengan penelitian yang dilaksanakan dan produk-produk yang telah dihasilkan, Batan harus mengarahkan segenap kemampuan untuk mencapai sasaran pembangunan millennium. Memang tidak semua ranah bisa dimasuki Batan tetapi ada beberapa ranah yang bisa dimasuki Batan yaitu dalam hal pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang ekstrim, mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, penanggulangan HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya, dan menjamin daya dukung lingkungan hidup.

Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan Yang Ekstrim.
Berdasarkan data dari pusat informasi pangan Asia (AFIC), lebih dari 2 miliar penduduk Asia bergantung pada nasi untuk mensuplai 60–70% kebutuhan kalori perhari. Tingginya ketergantungan penduduk Asia kepada konsumsi nasi, menyebabkan riset untuk menciptakan varietas baru pada padi sangat maju. Sejauh ini, Batan telah melaksanakan penelitian di bidang pertanian dengan menghasilkan benih padi unggul yang sudah banyak nikmati oleh masyarakat.

Dengan luas lahan yang dimiliki Indonesia ditambah dengan tingkat kesuburan tanah yang tinggi, sudah seharusnya lah Indonesia menjadi salah satu lumbung pangan dunia. Oleh karena itu, pertanian merupakan salah satu ranah yang harus dimasuki Batan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia dan dunia.

Sejak tahun 1999 pemerintah menginstruksikan lembaga-lembaga negara untuk memfokuskan program kerjanya pada pengentasan kemiskinan masyarakat. Oleh Batan, kebijakan ini diaplikasikan dalam sebuah program yang dilaksanakan dalam rangka diseminasi iptek nuklir di bidang pertanian yang meliputi 23 provinsi. Produk yang didiseminasikan merupakan benih unggul padi. Benih unggul padi yang paling banyak dinikmati oleh sebagian masyarakat Indonesia adalah Diah Suci, Mira-1, dan Bestari. Benih unggul padi Batan ini memiliki keistimewaan yang membuatnya disukai oleh petani dan masyarakat. Selain rasanya yang enak, panen pun berlimpah karena untuk satu hektar lahan sawah berpotensi menghasilkan 9 ton gabah kering gilingan (GKG), tentu dengan perlakuan yang sudah ditetapkan dalam proses penanamannya.

Dengan hasil panen sebanyak itu, maka akan tercipta ketahanan pangan yang kuat dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, khususnya di pedesaan. Ketahanan pangan merupakan hal yang penting karena bisa mengurangi beban impor beras sehingga menghemat devisa negara dan penggunaan devisa tersebut dapat dialihkan untuk sektor yang lebih memerlukan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan mampu menumbuhkan daya saing masyarakat sehingga memacu kesejahteraan rakyat indonesia secara keseluruhan.

Itu baru di bidang pertanian, masih ada bidang lain seperti peternakan dan perikanan yang dapat dimaksimalkan dengan pola yang sama sehingga mampu meningkatkan ketahanan pangan yang bervariasi bagi Indonesia serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam waktu bersamaan.

Mengingat hal-hal yang telah dipaparkan di atas, sangat penting bagi Batan untuk melanjutkan penelitian di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Selain itu, diseminasi iptek nuklir di bidang tersebut penting dilaksanakan sebagai jembatan untuk menyampaikannya kepada masyarakat. Dengan demikian, Batan akan mampu mendukung upaya pemerintah dalam mencapai sasaran pembangunan millennium yang pertama yaitu pengentasan kemiskinan dan kelaparan yang ekstrim.

Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Dengan Iptek Nuklir.
Kesehatan merupakan salah satu tema besar dari sasaran pembangunan millennium. Terkait dengan hal tersebut, kedokteran nuklir dengan penelitian pendukungnya merupakan ranah yang bisa dimasuki Batan untuk memberikan kontribusi dalam upaya pencapaian sasaran pembangunan millennium. Seharusnya penelitian yang dilaksanakan Batan pada bidang ini mengarah pada 3 sasaran pembangunan millennium yaitu mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, serta penanggulangan HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya.

Contohnya dalam hal mengurangi tingkat kematian anak, Batan sebaiknya melakukan penelitian dalam rangka pencegahan maupun pengobatan terhadap penyebab kematian anak yang paling banyak terjadi. Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan, dua penyebab utama kematian balita/bayi adalah diare dan pneumonia.

Di Indonesia, menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2007, diare menjadi penyebab kematian 25,2% anak usia 1 tahun hingga 4 tahun. Data tersebut juga menyatakan bahwa 88% penyebab diare adalah keterbatasan air bersih. Dalam bidang penyediaan air bersih inilah Batan bisa memberikan kontribusi besar. Batan telah memiliki teknologi pengawetan makanan, yang memungkinkan untuk membuat air menjadi lebih higienis, dan teknik pelacakan air tanah yang memungkinkan penyediaan air bersih bagi masyarakat di daerah yang telah diketahui kekurangan air bersih seperti daerah Jawa Tengah. Sementara untuk pneumonia, peran Batan dapat diaplikasikan dalam bentuk pembuatan vaksin dalam rangka pencegahan penyakit tersebut.

Demikian pula untuk sasaran pembangunan millennium bidang kesehatan lainnya seperti meningkatkan kesehatan ibu serta penanggulangan penyakit HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya, bisa dilakukan pola yang sama. Intinya, penelitian yang dilaksanakan Batan di bidang kesehatan haruslah memiliki landasan objektif yang nyata sehingga dapat diaplikasikan secara masal dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Menjamin Daya Dukung Lingkungan Hidup.
Melaksanakan pembangunan dengan tetap menjamin daya dukung lingkungan hidup merupakan sebuah keharusan yang tak terelakan. Segala teknologi yang dikembangkan seharusnya mengarah ke sini karena mau tak mau kita harus menjaga lingkungan demi kebaikan kita sendiri. Untuk itu, diperlukan sebuah teknologi yang tidak hanya memicu dan memacu kesejahteraan manusia, tetapi juga mendukung lingkungan hidup agar tetap layak ditinggali. Teknologi nuklir menawarkan solusi kongkrit atas hal ini yang berupa PLTN.

Dengan jumlah kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat, pengadaan pembangkit yang hemat sumber daya dan ramah lingkungan merupakan keharusan. Tak diragukan lagi bahwa PLTN membutuhkan sumber daya yang relatif kecil dibandingkan dengan teknologi pembangkit tenaga listrik lainnya. Selain itu, PLTN juga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca sehingga menurunkan potensi terjadinya efek rumah kaca yang merupakan penyebab pemanasan global.

Dari fakta di atas, penelitian terkait PLTN sudah selayaknya dilanjutkan demi kebaikan seluruh rakyat Indonesia. Proyek PLTN seharusnya dijadikan prioritas utama dalam peningkatan produksi listrik nasional, tentu dengan memperhatikan resiko-resiko yang mungkin akan ditimbulkan. Satu hal yang paling penting adalah mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang sudah mampu menguasai teknologi ini agar lebih siap membangun dan menjalankan PLTN dengan baik agar tak ada keraguan dari pemerintah maupun masyarakat.

Penerapan Sistem Manajemen Strategik Organisasi Demi Efektivitas dan Efisiensi.
Selain penajaman sasaran yang dirumuskan melalui sasaran pembangunan millennium, hal yang tak kalah penting adalah pembenahan organisasi dari praktek kerja yang boros. Budaya kerja yang efisien dan efektif harus dibangun agar setiap rupiah yang dibelanjakan Batan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Selain itu, akuntabilitas Batan harus memberikan laporan secara transparan dan tidak ditutup-tutupi agar pengukuran kinerjanya dapat dilakukan secara akurat sehingga akan memberikan umpan balik bagi perbaikan kinerja di masa mendatang.

Kunci dari pelaksanaan anggaran yang efektif dan efisien adalah controlling. Controlling yang ketat akan menyediakan ruang yang sangat sempit bagi penyelewengan yang mungkin dilakukan. Untuk itu, controlling harus mulai diterapkan pada proses perencanaan kegiatan dengan menerapkan sistem manajemen strategik yang bersifat komprehensif dan menyeluruh.

Sebuah sistem manajemen strategik yang kini populer diterapkan di berbagai organisasi, termasuk organisasi pemerintah, adalah Balanced Scorecard. Kelebihan sistem manajemen strategik berbasis Balanced Scorecard dibandingkan konsep manajemen yang lain adalah bahwa ia menunjukkan indikator outcome dan output yang jelas, indikator internal dan eksternal, indikator keuangan dan non-keuangan, dan indikator sebab dan akibat.

Balanced scorecard diyakini dapat mengubah strategi menjadi tindakan, menjadikan strategi sebagai pusat organisasi, mendorong terjadinya komunikasi yang lebih baik antar karyawan dan manajemen, meningkatkan mutu pengambilan keputusan dan memberikan informasi peringatan dini, serta mengubah budaya kerja. Potensi untuk mengubah budaya kerja ada karena dengan Balanced Scorecard, organisasi lebih transparan, informasi dapat diakses dengan mudah, pembelajaran organisasi dipercepat, umpan balik menjadi obyektif, terjadwal, dan tepat untuk organisasi dan individu; dan membentuk sikap mencari konsensus karena adanya perbedaan awal dalam menentukan sasaran, langkah-langkah strategis yang diambil, dan ukuran yang digunakan. Dengan demikian, internal control terlaksana sejak proses perencanaan dimulai.


01 Desember 2009

negeri pengemis

negeri pengemis
tak sulit mendapatkan pemandangan menyedihkan itu.
setiap sudut
setiap hari
setiap orang
mereka berebut
mereka menyikut
mereka menggila
semua membara dan begitu sulit terlepas
seakan kalimat tak bertitik, semua begitu pelik
ini menumpuk itu, itu tak kuasa tertimpa yang lain, yang lain mendepak si anu, si anu merintih


aku mohon berikan titik di sini

07 November 2009

surrogates : kehidupan nyata atau virtual???

sambil menggenggam segelas air di tangannya, thomas greer berjalan menyusuri koridor rumahnya. ia tampak sangat rapi dengan balutan setelan jas yang biasa ia kenakan saat bekerja. meski tidak tampan, wajah yang terlampau muda itu terlihat begitu cerah dan sehat, padahal baru saja ia bekerja seharian. begitu memasuki kamarnya, ia terpaku sejenak menatap sesosok dirinya yang tertentang di atas sebuah alat menyerupai tempat keramas di salon-salon mahal. sosok yang di hadapannya itu lebih tua 20 tahun darinya, tetapi begitu mirip dengannya. berselang 5 detik, ia menyimpan segelas air yang ia bawa dan segera berjalan menuju lemari. ia pun berdiri dengan posisi menghadap keluar lemari itu dan terdiam. kemudian sosok tua itu terbangun dan mengambil segelas air yang tepat berada di meja samping. ia berdiri dan menatap sesosok tubuh muda yang berdiri tersimpan dalam lemari.

itulah sedikit cuplikan adegan dari film surrogates. sebuah film aksi fiksi ilmiah yang bersetingkan masa depan. diceritakan bahwa pada masa depan, manusia tidak berkeliaran dengan tubuh aslinya. keberadaan mereka di dunia luar diwakili sesosok robot yang menyerupainya yang disebut surrogates. sedangkan manusia yang asli berada di rumah masing-masing dan mengendalikan kehidupan mereka di dunia luar melalui sebuah alat.

secara keseluruhan, film ini terkesan menyindir kehidupan manusia yang begitu tergantung pada teknologi—dalam hal ini bisa diartikan sebagai dunia maya. atas dasar keselamatan dan kesehatan manusia, teknologi surrogates diberlakukan. namun ternyata teknologi itu secara tak sengaja mengabaikan sifat alamiah manusia yang disebut rasa.

meski dibalut dengan serangkaian adegan aksi, tetapi film ini tak terjebak pada tipikal film action biasa. hal tersebut dapat dilihat dari adanya porsi besar permasalahan krisis interaksi sang tokoh utama dengan istrinya paska kematian anak mereka. di film ini, pemeran tokoh utama, bruce wilis, bermain apik dengan memerankan tokoh yang sebenarnya memiliki dua kehidupan dan permasalahan yang berbeda, yaitu sebagai penyelidik fbi dan pria rapuh yang merasakan hubungan yang tidak harmonis dengan istrinya akibat teknologi surrogates.

kisah ini mengerucut pada aksi seseorang yang ingin mengembalikan keadaan dunia ke keadaan semula. orang tersebut merasakan bahwa keberadaan teknologi surrogates adalah salah. kemudian ia berupaya untuk menghancurkan semua surrogates yang ada. bukan hanya itu, ia pun berniat mengakhiri keberadaan teknologi surrogates selamanya dengan membunuh dirinya sendiri.

ide bahwa suatu hari kelak kita mungkin dihadapkan pada pilihan untuk hidup dan menjalani kehidupan secara langsung atau secara virtual benar-benar tergambarkan di sini oleh sang sutradara. para surrogates diperlihatkan sebagai sosok yang tidak memiliki emosi, bahkan saat berdebat atau adanya kejadian yang seharusnya memicu kemarahan. selain karena akting para pemerannya, hal itu tidak terlepas dari kerja tim make-up yang menjadikan para surrogates terlihat sangat kontras dengan sosok manusia yang diwakilinya. selain aksi yang memikat, film ini menampilkan twist yang tak terduga, namun tetap mudah dicerna.

untuk yang belum menonton atau yang sudah menonton tapi ingin melihat filmnya dengan lebih cermat, silakan klik di sini.


04 November 2009

Indonesia Perlu Bom Nuklir?

sumber : http://ahmadtaufik-ahmadtaufik.blogspot.com/2007/05/indonesia-perlu-bom-nuklir.html

ini merupakan kutipan langsung dari sumber di atas

Iklan pelayanan masyarakat tentang perlunya memanfaatkan tenaga nuklir untuk pembangkit listrik atau keperluan sipil lainnya belakangan ini lancar dikampanyekan di televisi. Dalam advertensi itu tampak pelawak Gogon yang semula menentang penggunaaan tenaga nuklir akhirnya menerima setelah diterangkan penyanyi Dewi Yull dan petugas Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Bahkan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Indonesia, Kusmayanto Kadiman kepada pers menyatakan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mendukung pembangunan reaktor nuklir sipil sebagai politik nasional negara. Serta berniat akan membangun reaktor nuklir ini hingga tahun 2010. Menurut Menristek reaktor nuklir di Indonesia akan beroperasi pada tahun 2016. Bahkan pekan lalu di Jakarta diadakan petemuan negara-negara pengguna bahan nuklir untuk kepentingan sipil.

Iklan layanan masyarakat, pernyataan Menristek dan niat Presiden Yudhoyono kini justru berbanding terbalik dengan dukungan pemerintah Indonesia terhadap resolusi 1747, yang memberi sanksi terhadap Iran karena membangun reaktor nuklir untuk kepentingan negrinya. Bahkan asumsinya, pemerintah Indonesia yakin bahan nuklir di Iran untuk senjata (kepentingan perang). Walaupun pemerintah Iran berkali-kali menyatakan nuklir digunakan untuk kepentingan sipil, pembangkit tenaga listrik.

Memang sih, sampai saat ini Indonesia belum berhasil membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dan belum ada sebuah PLTN yang dapat dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat.

Di Indonesia, ide pertama untuk pembangunan dan pengoperasian PLTN sudah dimulai pada tahun 1956. Setelah beberapa seminar dan workshop yang diadakan beberapa universitas di Bandung dan Yogyakarta. Lalu ide tersebut diwujudkan dengan dibentuknya Komisi Persiapan Pembangunan PLTN (KP2PLTN) oleh Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) pada 1972. Setelah itu diputuskan PLTN akan dikembangkan di Indonesia, dengan menunjuk lima tempat yang potensial untuk pembangunan PLTN.

Namun tak mudah membangunnya, walaupun tapaknya sudah ditunjuk di Ujung Lemah Abang dan Semenanjung Muria, Jawa Tengah. pelaksanaan studi kelayakan tentang introduksi PLTN yang pertama pada tahun 1978 dengan bantuan Pemerintah Itali. Lalu pada 1985 pekerjaan dimulai dengan melakukan reevaluasi dan pembaharuan studi yang sudah dilakukan dengan bantuan International Atomic Energy Agency (IAEA), Pemerintah Amerika Serikat melalui perusahaan Bechtel International, Perusahaan Perancis melalui perusahaan SOFRATOME, dan Pemerintah Itali melalui perusahaan CESEN.

Pada bulan Agustus 1991, menurut situs milik Batan, sebuah perjanjian kerja tentang studi kelayakan telah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Perusahaan Konsultan NEWJEC Inc. Perjanjian kerja ini berjangka waktu 4,5 tahun dan meliputi pelaksanaan pekerjaan tentang pemilihan dan evaluasi tapak PLTN, serta suatu studi kelayakan yang komprehensif tentang kemungkinan pembangunan berbagai jenis PLTN dengan daya total yang dapat mencapai 7.000 MWe. Pada saat Menteri Ristek dijabat Hatta Rajasa, bahkan penandatanganan kerjasama dengan Korea Selatan ditandatangani di kantor pusat IAEA, Wina Austria.

Walaupun semua tahap sudah jelas, tapi hambatan masih tetap saja ada. Kendalanya mulai dari dana, soal pembebasan lahan dan penentangan sejumlah kelompok anti nuklir. Bahkan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) pernah menentang dengan cara akan berpuasa dan duduk bersama-sama pengikutnya di kawasan yang rencananya di bangun PLTN itu.

Memang kalau melihat kebutuhan akan listrik sepertinya kita perlu tenaga nuklir yang lebih cepat dan besar kekuataannya. Walaupun pembangkit listrik tenaga lain yang banyak sumbernya, seperti air, gas, uap, angin,dan surya belum dimaksimaliasi, Tentu nampaknya perlunya penggunaan nuklir tak lepas dari proyek yang pasti dan menguntungkan banyak pihak.

Namun, jika mengingat Indonesia yang rawan bencana alam, seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir bandang dan lain sebagainya, bahaya pembangkit tenaga nuklir akan sangat membahayakan kehidupan masyarakat Indonesia, terutama yang berada di sekitar daerah tempat PLTN itu berada, sampai radius yang cukup jauh. Apalagi petugas kita juga cenderung ceroboh dan tak bertangung jawab terhadap pekerjaannya. Lihat saja kasus Lumpur Lapindo, akibat kesalahan teknis berakibat cukup besar, apalagi jika kesalahan terjadi pada pengunaan nuklir, bisa dibayangkan.

Rusia saja tak pernah mengumumkan secara jelas, kecelakaan chernobhyl, walaupun lawannya AS sudah memasok informasi tentang kecelakaan itu. Bahkan Washington DC yang juga pernah mengalami kecelakaan nuklir tak pernah menginformasikan secara jelas dampak kecelakaan itu. Belum lagi negara-negara yang tak melaporkan kecelakaan-kecelakaan proyek-proyek nuklirnya. Sampai kini tak ada data yang jelas.

Nah, jika di Indonesia dibangun pembangkit listrik tenaga nuklir, bukan tidak mungkin kecelekaan dan bencana besar bisa terjadi. Mengingat wilayah Indonesia termasuk rawan berbagai bencana. Masih banyak, sumber tenaga lain yang bisa digunakan, antara lain, air, surya ataupun angin.

Jadi bagi Indonesia saat ini bukan "proyek" pembangkit tenaga nuklir, yang dibutuhkan Indonesia kini justru adalah bom nuklir. Agar Indonesia tidak ditindas dan ditakuti-takuti negara-negara pemilik bom nuklir.

Karena sampai sekarang tak ada disiplin pelarangan penggunaan bom nuklir. Selain itu juga terjadi diskriminasi kepemilikan bom nuklir. Jika diskriminasi masih terjadi tak ada salahnya Indonesia juga membuat bom nuklir. Pembuatan bom nuklir juga tak menggunakan biaya besar, cuma perlu sejumlah plutonium dan uranium. Sebuah negara juga tak perlu memiliki itu cukup membeli ke negara-negara yang memiliki barang tambang tersebut.

Karena itu belum tentu negara tetangga kita ; Singapura, Malaysia, Thailand atau Australia tak punya bom nuklir. Karena laporan kepada IAEA (badan tenaga nuklir dunia) juga bisa saja tak transaparan serta disembunyikan kepemilikan bahan-bahan nuklir. Seperti halnya, di Timur Tengah, Israel bebas memiliki bahan-bahan pembuat bom nuklir. Sedangkan negara-negara di kawasan itu, seperti Iran misalnya, langsung terkena sanksi. Walaupun, pengakuan negeri pimpinan Presiden Ahmadinejad itu hanya menggunakan nuklir untuk program sipil, bukan senjata untuk menyerang orang lain. Who's know?

Ahmad Taufik
Ketua Umum Garda Kemerdekaan

03 November 2009

ini bukan soal negara kapitalis yang menjajah indonesia, tetapi ini soal indonesia


“kenapa yah kok orang-orang pada keranjingan blackberry?”

“yah, lagi tren aja kali…”

“bodoh aja kali orang yang beli blackberry kalo cuma karena tren…”

itu aku yang mengatakan kalimat terakhir. maaf jika ada yang tersinggung karena aku menyebut kata ‘bodoh’. tapi realitas yang ada mengirim sinyal ke otakku untuk memberikan instruksi seperti itu kepada bibirku. ini berkaitan dengan pertumbuhan penjualan blackberry yang pada tahun 2008 saja bisa mencapai 494%. sungguh angka yang fantastis sekaligus mengerikan untuk ukuran negara indonesia yang masih menyandarkan diri pada utang luar negeri untuk melangsungkan hidupnya.

mungkin akan ada yang mencibir saat membaca tulisanku ini. “dia kan nulis begitu karena ga mampu beli blackberry!!!”. sebelum ada yang mencibir begitu, aku ingin mengatakan bahwa tulisan ini bukanlah soal mampu atau tidak mampu membeli, tapi jauh lebih penting dari sekedar itu. tapi oke lah, jika memang ada yang mencibir seperti itu, maka aku bisa jawab bahwa aku mampu membeli blackberry jika aku memang mau. titik.

kembali ke soal blackberry, komoditi dari kanada ini memang menciptakan fenomena dan pengalaman baru dalam berponsel-ria. dari mulai desain yang menerobos dan meruntuhkan pakem yang ada, blackberry seolah mengoyak kedigdayaan ponsel pintar merek apapun. dan layanan internet yang ada didalamnya pun menjadi daya tarik yang menggiurkan karena kemudahan berinternet menjadi lebih menyenangkan.

kehadiran blackberry memang membuat gairah baru saat kejenuhan melanda tren ponsel yang ada dan pasar ponsel pun meningkat drastis yang kemudian mampu memutar ekonomi rakyat secara lebih dinamis. dengan harga (pada awalnya) di atas 5 jutaan, ponsel ini memang memiliki eksklusifitasnya sendiri dan ditujukan untuk kalangan ekonomi menengah ke atas. tapi tentu research in motion, sang produsen, tak mau jika konsumennya terbatas pada kalangan itu saja, kemudian si produsen memproduksi blackberry ekonomis yang berharga sekitar 3 jutaan. akhirnya, masyarakat kalangan ekonomi pas-pasan pun memaksakan diri untuk mengkonsumsinya. dan untung besar lah rim.

blackberry memang membuat sebagian orang menikmati keuntungan, tetapi masalahnya, sebagian besar uang hasil penjualan blackberry mengalir ke luar negeri. dan yang tersisa di indonesia hanyalah konsumerisme yang bersifat adiktif dan ketergantungan. makanya aku tadi bilang bahwa tulisan ini lebih dari sekedar persoalan mampu atau tidak mampu membeli. lebih jauh dari itu, ini berkaitan dengan ketahanan negara.

ini tidak hanya berlaku untuk kasus blackberry saja. dalam hal minyak, indonesia juga dibodohi oleh amerika. amerika menyadari bahwa era minyak akan segera berakhir. diperlukan sumber energi lain yang dapat menggantikannya dan amerika sudah mulai sejak lama penelitian-penelitian untuk itu. tetapi amerika tak kan bergantung dari hasil penelitiannya saja, sebisa mungkin amerika akan berusaha menguasai sumber energi yang ada di dunia, termasuk minyak.

perusahaan-perusahaan minyak asal amerika mengeruk minyak yang ada di indonesia dan menimbunnya sehingga saat semua negara kehabisan minyaknya, amerika dapat memonopoli penjualan minyak yang mereka punya. bukan hanya itu saja, sumber daya manusia indonesia yang potensial juga dibajak habis-habisan. mereka diberi segala kenyamanan dan kemewahan yang akan meruntuhkan nasionalisme dan patriotismenya pada negara sehingga suatu waktu jika memang diperlukan, mereka bisa disetir semaunya oleh amerika. sekali lagi, ini soal ketahanan negara!!!

tulisan ini bukan soal amerika atau pun negara kapitalis lainnya yang menjajah ekonomi dan budaya indonesia. tetapi soal indonesia.

coba ingat-ingat, tanggal 10 agustus 1995, putra-putri indonesia merilis pesawat penumpang dengan kode n250 atau biasa disebut 'gatot kaca'. jika dikelola secara benar, bukankah seharusnya pesawat penumpang yang dipakai sekarang adalah produk lokal?? bahkan mungkin seharusnya tahun 2000an, indonesia sudah bisa membuat pesawat tempur. atau paling tidak merintisnya.

kemudian logikaku berjalan, jika pesawat saja bisa dibuat, menurut akal awamku, bukankah seharusnya memproduksi mobil lokal cuma perkara membalik telapak tangan? begitu pula dengan ponsel. begitu pula komputer dan laptop.

lalu ada apa dengan indonesia? pt dirgantara indonesia hancur. mobil timor dan bimantara nyaris tak berjejak. ponsel? dikuasai sepenuhnya oleh produsen luar. bahkan baut sekali pun, indonesia mengimpor dari china.

masalah yang ada bukanlah soal ketidakmampuan. tetapi ketidakmauan untuk berusaha memproduksi barang sendiri karena dianggap membutuhkan waktu yang lama dan keuntungan pun hanya bisa merayap naik secara perlahan. yang ada hanyalah keinginan mendapatkan keuntungan secara cepat dengan menjual dan menjejali negeri ini dengan barang impor.

selain itu, penyakit masyarakat bernama konsumtif terlalu mengakar sehingga melemahkan kemampuan produksi. dan materialisme yang berpandangan bahwa segala penilaian terletak pada materi juga melunturkan kemauan untuk belajar memproduksi barang hanya karena barang tersebut sudah ada di pasaran.

tapi semuanya bukan tak bisa diatasi. mulailah untuk menahan diri dari mengkonsumsi barang impor secara berlebihan. bahkan, pemerintah bisa melarang impor barang yang hanya berorientasi pada fesyen dan gaya hidup. percuma pemerintah menggembar-gemborkan ‘cintailah produk dalam negeri’ jika keran impor terus deras mengalir membanjiri.

jadi, yuk, kita bangun bangsa ini dengan kerja dan amal nyata…


29 Oktober 2009

mr. & mrs. smith : sebuah metafora pernikahan


apa yang istimewa dari film mr. & mrs. smith yang rilis tahun 2005? karena brad pitt dan angelina jolie yang membintanginya?? well, oke itu salah satu faktornya. tetapi satu hal yang menjadi otak dari sebuah film adalah naskah ceritanya.

brad pitt bukanlah aktor sembarangan yang bakal menerima suatu peran tanpa daya tarik dari naskahnya. setiap filmnya selalu memiliki naskah yang kuat. lihat saja film fight club yang dirilis tahun 1999!!! apalagi disana ada edward norton yang juga selalu memilih peran secara selektif. secara komersial, film fight club memang tak berdaya melawan gempuran film lain pada jamannya, tetapi setelah sekian waktu berlalu para kritikus memuji film itu. pujian itu berhamburan bukan untuk penampilan para pemainnya. lagipula, akting brad pitt di film itu bukanlah yang terbaik selama karirnya, lantas apa yang membuatnya begitu dipuji?? naskah cerita lah yang menjadi kunci utamanya. apalagi endingnya cukup mengejutkan.

lalu, angelina jolie? oke lah, pada awal karirnya, jolie memang cukup banyak bermain untuk peran yang panas, dalam artian ia seringkali beradegan telanjang baik secara vulgar maupun tersamar dan itu yang membuatnya terkenal. tetapi kemampuan aktingnya bukan hal yang bisa dipandang remeh. belakangan, ia selalu memilih peran yang menguras kemampuan beraktingnya dengan naskah yang bagus. tahun 2008 ia berperan sebagai ibu yang kehilangan anaknya di film changeling yang disutradarai oleh clint eastwood. sebagai ganjarannya, ia pun mendapat nominasi oscar untuk kategori best actress.

kembali ke mr. & mrs. smith, jadi naskah yang kuatlah yang menjadi nyawa film ini. mr. & mrs. smith bukanlah sekedar film yang menyuguhkan aksi semata. di sana ada metafora bagaimana sebuah pernikahan dibangun. peran utama yang merupakan pembunuh bayaran adalah sebuah metafora bahwa pada saat pernikahan terjadi, akan terungkap banyak hal yang tak diketahui sebelumnya. setiap pasangan akan merasa heran karena pasangannya tidak seperti yang disangkakannya.

lalu, dalam film itu, pasangan smith itu seakan diharuskan saling mengeliminasi yang kemudian terungkap bahwa mereka sebetulnya diadu domba oleh pihak yang tak menyukai mereka menikah. ini merupakan metafora di mana setiap pasangan pernikahan akan mendapatkan hal yang bersebrangan yang mungkin dimunculkan oleh pihak ketiga yang, bahkan, bisa saja berwujud sahabat mereka sendiri.

saat mereka menyadari bahwa mereka diadu domba, ada satu adegan yang menarik, yaitu saat mereka saling memunggungi untuk melawan musuh-musuh yang menyerang. sekali lagi, ini merupakan metafora yang menunjukkan bahwa setiap pasangan harus bisa saling melindungi dan siap menghadapi masalah dari berbagai arah. menurutku ini adegan yang paling keren!!!

bagi yang belum memonton atau yang sudah menontan tapi ingin menontonnya lagi dan mengamati setiap adegan serta dialognya, silakan mengunduh dari link berikut :

http://www.indowebster.com/mr_mrs_smith_cd1.html
http://www.indowebster.com/mr_mrs_smith_cd2.html
http://www.indowebster.com/mr_mrs_smith_cd1_sub.html
http://www.indowebster.com/mr_mrs_smith_cd2_sub.html

selamat menikmati…

28 Oktober 2009

konspirasi nuklir by jodhi p. giriarso




kemarin (28 oktober 2009), entah pagi entah siang, aku mendapatkan postingan facebook dari saudara lahirku. “Konspirasi Nuklir (a novel) by me is in favourite bookstore near you ^^” begitulah tulisnya. aku mengerti apa artinya. ini berarti novel pertamanya telah diterbitkan. judul yang cukup menggelitik karena aku tak pernah menyangka akan berkaitan dengan nuklir.

dari judulnya, aku cukup bisa meraba ke arah mana novel ini akan bergerak. ide ceritanya memang tak orisinil, tapi jaman sekarang, setahuku, sulit untuk mendapatkan ide yang orisinil. bahkan kisah-kisah yang ada di film atau novel saat ini pun tak banyak yang menyajikan ide orisinil. lihat saja cerita cinta yang ada, sama sekali tak ada yang orisinil!! jadi, wajar jika ide cerita “konspirasi nuklir” ini pun tak orisinil.

meski begitu, aku tahu bahwa daya tarik novel ini memang bukan dari ide ceritanya, tetapi lebih cenderung pada penyajiannya yang investigatif, fakta-fakta ilmiah, teka-teki, unsur membuat penasaran, persaingan, dan bumbu kisah cinta yang menarik. dan itu terbukti saat aku menutup buku ini.

sepulang kantor, bakda magrib, aku segera meluncur ke cinere mall. tak ada toko lain yang aku sambangi selain gramedia. harusnya sih buku itu ada di sana. dan ternyata benar. buku berwarna abu-abu pucat dengan judul “konspirasi nuklir” dengan nama penulis “jodhi p. giriarso” ada di deretan buku new arrival. tanpa ragu aku mengambilnya. setelah berkeliling cukup lama mencari barang lainnya aku segera pulang. tak sabar aku ingin melahap “konspirasi nuklir” ini.

tanpa membuang waktu aku segera membacanya. aku melahap lebih dari setengah buku ini sampai jam setengah satu dini hari. kemudian aku putuskan untuk tidur. kemudian, jam setengah empat ada yang membangunkanku. praktis aku hanya tidur 3 jam malam ini. setelah menyiapkan makanan dalam sekejap lantas aku melahapnya, juga dalam sekejap, dan kemudian meneruskan membaca novel ini.

novel ini bersetingkan kota bandung yang bersuasana menjelang konferensi OPEC. bandung dipilih menjadi seting sepertinya berdasar pada kota yang ditinggali si penulis. dengan gaya tulisan yang mengundang pertanyaan “what’s next?”, novel ini akan membuat pembacanya melekatkan diri secara tak sadar.

dengan tokoh-tokoh dari dunia media massa, kepolisian, kampus, dan politik, novel ini sangat detail dalam latar belakang setiap tokoh. dan seperti film-film Michael bay, tak ada karakter yang sia-sia. semuanya memilik peran yang penting, sekecil apapun itu.

rangkaian alur cerita disajikan secara maju-mundur merupakan rantai konsekuensi logis yang menjadikan semua hal terjadi karena satu hal lain tetapi dalam koridor yang sinkron. nyaris tak ada keebetulan dalam kisah ini. satu-satunya kebetulan adalah pertemuan antara karakter youri dan reza. tetapi kebetulan pertemuan mereka tentu bukan tanpa alasan.

satu hal yang aku yakini, tak ada yang namanya kebetulan. kalaupun dipaksakan ada, kebetulan hanyalah sebuah metode yang diciptakan Allah untuk menegaskan eksistensinya (sepertinya si penulis memiliki keyakinan yang sama). dan menurutku pertemuan kebetulan antara karakter youri dan reza adalah cara dari penulis untuk menunjukkan bahwa novel ini pun ada karakter religiusnya.

untuk para pegawai batan, teman-temanku, novel ini juga mencatut nama batan, terutama batan yang ada bandung. cukup baik untuk mempopulerkan nama batan itu sendiri.

terakhir,congratulation brother. kamu membuktikan bahwa kerja keras memang tidak pernah mengkhianati hasil. sekali lagi, congrats . . .


08 September 2009

it's no smoking area, even for a bad guys . . .

salah satu berkah bulan ramadhan (paling tidak buatku) adalah berhentinya orang-orang merokok di kantor (kecuali satu orang yang bukan muslim) sehingga mampu mereduksi polusi udara di kantor. dan hasilnya, badanku selalu cukup bugar ketika pulang kantor (dan aku yakin setiap orang pun begitu).

tak akan ada yang menyangkal jika seseorang mengatakan bahwa merokok sama sekali tak bagus untuk kesehatan. hal itu sudah menjadi fakta tak terbantahkan dengan puluhan ribu penelitian yang dilakukan di seluruh dunia sepanjang masa. semuanya menyimpulkan hal yang sama : no smoking!!!

tetapi entah mengapa masih saja banyak yang merokok. dan parahnya, candu merokok bukan hanya terjadi pada kalangan yang minim mengenyam pendidikan, tetapi juga sebagian profesor yang seharusnya memiliki pengetahuan berdasar keilmuan yang seharusnya—lagi—menghindarkan ia dari kebiasaan bobrok tersebut.

sebenarnya, betapa pun besarnya bea cukai yang diterima oleh negara, secara kumulatif, negara menanggung kerugian secara simultan dan berkelanjutan. faktanya adalah setiap negara mengalami penurunan kekayaan sebanyak 3% setiap tahun akibat rakyatnya banyak mengkonsumsi rokok. hal itu merupakan ‘kompensasi’ dari biaya kesehatan yang harus ditanggung terkait dengan masalah kesehatan yang “dianugerahkan” Tuhan pada para perokok. itu baru akibat langsung. banyak akibat tak langsung dari kebiasaan merokok. salah satunya adalah (bagi laki-laki) penurunan kualitas sperma yang jelas menurunkan kualitas keturunan si perokok. bayangkan jika anak-anak bangsa menurun kualitasnya pada setiap generasi!!!

ada orang yang bilang bahwa industri rokok berkontribusi dalam membiayai sektor-sektor tertentu. oke lah, di negara ini event-event besar dan penting seringkali disponsori oleh merek rokok. salah satunya event olahraga, tapi ada fakta yang menggelikan : prestasi olahraga anak negeri ini terpuruk hingga titik terdalamnya. contoh : 10-15 tahun lalu, negara ini boleh berbangga menjadi jawara sepak bola di asia tenggara, tetapi sekarang?? apakah kita lebih baik dari thailand, atau singapura? padahal, di negeri thailand sana, merek rokok dilarang mensponsori event olah raga, dan di singapura, peraturan mengenai rokok teramat sangat ketat sekali. tetapi fakta membuktikan bahwa mereka adalah jawara sepakbola asia tenggara saat ini. bahkan thailand memiliki peringkat bagus dalam FIFA.

fakta di atas membuktikan bahwa tanpa dukungan dana dari produk rokok pun, sebuah negara akan lebih maju—dalam hal ini—sepak bolanya karena anak-anak muda di sana lebih sehat dan tidak terjebak dalam kebiasaan tolol : merokok!!!

aku tertarik mengulas kebiasaan merokok ini dalam perspektif film. Dalam film-film tahun 80-an, jagoan-jagoan dalam film biasanya sering mengapit rokok di bibirnya, bahkan ketika beraksi. aku ambil contoh film ‘die hard’. john mcclane, sang jagoan, merokok entah berapa puluh batang ketika bersembunyi dari kejaran teroris. intinya, saat itu, rokok identik dengan pria perkasa dan protagonis.

kemudian waktu bergulir dengan mengalirkan dan menguatkan fakta bahwa rokok itu berbahaya. maka MPAA, badan rating amerika, mengkategorikan adegan merokok pada rating restricted. artinya film tersebut hanya bisa ditonton oleh manusia berusia di atas 17 tahun. imbasnya, (masih dalam contoh die hard) john mcclane tak merokok sebatang pun saat beraksi menyelamatkan amerika pada instalment terakhir saga die hard : live free or die hard. justru saat ini, dalam dunia perfilman, karakter perokok selalu berada pada posisi antagonis atau karakter yang menyebalkan atau karakter yang lemah, baik secara fisik maupun mental.

bahkan untuk tokoh penjahat sekali pun, seringkali sineas Hollywood—saat ini—tidak melekatkan rokok di bibir mereka. contohnya dalam serial tv amerika yang penuh dengan karakter penjahat, ‘prison break’, tak ada satu pun karakter jahat yang merokok di sana, bahkan untuk karakter theodore bagwell sang psikopat sekalipun. satu contoh lain, joker sama sekali tidak merokok di film the dark knight.

semua fakta di atas sebetulnya cukup untuk menggambarkan betapa tidak bagusnya merokok, bahkan bagi karakter penjahat sekalipun.

dalam dunia nyata, aku pernah ditanya seorang kawan di kantor. sebagai deskripsi, ia adalah seorang yang taat beribadah dan selalu mengajakku shalat berjamaah di masjid ketika azdan berkumandang, tetapi sayangnya ia adalah seorang perokok yang taat pula. ia bertanya, “bapak gak ngerokok ya?”. aku jawab, “enggak lah pak. ga penting.”. ia menimpali, “bagus, pak. mendingan jangan ngerokok. gak bagus.”. kemudian aku menimpalinya, “terus, kenapa bapak ngerokok?” ia menjawab, “ya mau gimana lagi, udah kecanduan mah susah berhentinya.”.

itu lah gambaran menyedihkan dari seorang perokok. ia memahami betul bahwa merokok itu tidak baik. tetapi apa daya, ia sudah terjebak dalam jebakan setan yang tak mampu ia lepaskan. dan coba tebak!!!! siapa saja yang menanggung kerugian itu?

jadi, jangan berpikir bahwa dengan merokok, kita telah berkontribusi pada negara. berkontribusilah dengan melahirkan generasi-generasi yang kuat dan wariskan lingkungan serta pemikiran yang sehat.


09 Agustus 2009

putra terbaik bangsa yang dilupakan

 

selasa, 4 agustus 2009 mbah surip meninggal. aku perkirakan banyak postingan, baik blog ataupun lainnya, yang muncul dengan topik itu. bahkan, facebook pun penuh dengan update status berkaitan dengan meninggalnya sang mbah yang fenomenal itu. jadi aku pikir tak perlu lah aku ikut menyumbang suara. lagi pula, meski fenomenal dan meninggalkan kesan bervariasi, mbah surip (dengan tanpa mengurangi rasa hormat) (menurutku) bukanlah putra terbaik bangsa ini.

 

berhubungan dengan bulan kemerdekaan indonesia, aku ingin mengulas salah seorang putra terbaik bangsa indonesia yang dilupakan baik secara sengaja maupun tidak. aku menyebutnya “secara sengaja maupun tidak” karena sebetulnya putra terbaik bangsa ini merupakan pahlawan nasional yang diakui secara hukum melalui keputusan presiden no. 53 tahun 1963. namun, (aku ambil contoh yang paling mudah) tidak ada satu pun nama jalan yang menggunakan namanya dan tak ada satu pun bandara berdasar pada namanya. nama—yang menurutku sangat melayu—itu adalah tan malaka.

 

dalam buku sejarah anak sekolah nama pejuang ini sesekali disebut meski tak sepopuler nama bung karno, hatta, maupun syahrir. padahal, diakui atau tidak, suka tidak suka, tan malaka telah berkontribusi besar terhadap perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan indonesia. penentangan dan pemikiran kritisnya membuat pihak belanda, inggris, amerika, dan jepang ketar-ketir karena ia merupakan tokoh pertama yang menulis gagasan berdirinya republic indonesia. jika bung tomo ibarat bensin, maka tan malaka bak sebuah pemantik yang menyalakan semangat juang anak muda saat itu.

 

terlahir pada tahun 1897 di minangkabau, ia diberi nama ibrahim datuk tan malaka. setelah menyelesaikan pendidikannya di hindia belanda, ia hijrah ke belanda. warga negeri jajahan sekolah di negeri penjajahnya, ini bukti bahwa ia adalah seorang yang cerdas. di sana tan berkenalan dengan politik. kemudian pada tahun 1919 ia kembali ke hindia belanda dengan cita-cita : mengubah nasib bangsa indonesia!!!

 

dalam perjuangannya ia mengarungi hampir separuh bumi mulai dari harleem di belanda, kemudian ke berlin, moskow, kanton, manila, singapura, bangkok, pulau amoy, shanghai, hongkong, Rangoon, dan penang dan tentu saja indonesia. dari semua tempat yang ia singgahi, tak satu pun tempat yang memberikan kenyamanan. ia dikejar dan diburu terus menerus oleh polisi lokal yang bekerja sama dengan belanda, inggris, amerika, maupun jepang.

 

ketika soekarno menyatakan bahwa dengan bantuan jepang maka bangsa ini dapat merdeka, tan malaka lah yang pertama menentangnya. ia berdebat dengan soekarno di depan pubik mengenai hal itu. berkaitan dengan itu, ia mangatakan “orang tidak akan berunding dengan maling di rumahnya.”. sangat inspiratif bukan??

 

perjuangannya tak sebatas lewat politik dan fisik. ia pun menulis buku. madilog (materialisme dialektika logika) merupakan salah satu karyanya yang paling penting. inti dari madilog adalah mengajak dan mengajar rakyat indonesia untuk berpikir ilmiah dengan jalan dan cara yang sesuai dengan akar-akar dan urat-urat kebudayaan sendiri sebagai bagian dari kebudayaan dunia. buku lain yang tak kalah pentingnya adalah dari penjara ke penjara. dalam buku ini, ia menceritakan perjalanannya dalam memperjuangkan pemikiran indonesia merdeka yang membuatnya masuk satu penjara dan diteruskan ke penjara yang lain.

 

sekali lagi, sangat disayangkan, iya tak begitu dikenal oleh anak-anak bangsa ini. berkaitan dengan hal itu, aku sempat membaca tulisan  soe hok gie yang memaparkan ‘perjuangan’ kaum komunis di indonesia. dari bukunya itu, gie menyebutkan bahwa tan malaka adalah salah seorang pejuang komunis. mungkin karena dekatnya hubungan tan malaka dengan komunis, maka orde baru—yang merupakan musuh besar komunis—mendiskreditkan namanya. padahal, sebagai seorang pemikir ia sering tidak cocok dengan gagasan PKI (ortodoks), termasuk ketidak setujuannya terhadap rencana pemberontakan melawan pemerintah Kolonial Belanda 1926/1927 yang kemudian gagal.

 

dan akhirnya, meski tak sepopuler mbah surip, aku sangat berharap anak-anak bangsa ini mengenal atau paling tidak bergairah untuk mencari siapa sebenarnya tan malaka agar anak-anak bangsa ini bisa meneldani kisah hidupnya, bukannya mencontoh gaya hidup rokok dan kopi-nya mbah surip.

 

02 Agustus 2009

agustus



agustus tlah tiba . . . saatnya menilik ke dalam hati masing-masing dan bertanya sejauh apa dan sebesar apa peran kita dalam membangun indonesia . . .


plong . . .


mungkin itu kata paling tepat yang bisa menggambarkan situasi yang sedang terjadi padaku (terlepas dari baku tidaknya kata tersebut). beban yang terasa sangat berat selama beberapa bulan terakhir akhirnya lepas. inilah salah satu resolusi tahun 2009-ku ini juga terbayar lunas. Ya . . . jumat 24 juli lalu adalah puncak dari kuliahku selama 2,5 tahun. dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana.

satu hal yang paling membanggakan untukku bukanlah gelar itu sendiri, tapi fakta bahwa hal itu membuat bangga bapakku. saat aku mengabarkan kelulusanku, ia mengirim pesan singkat “Allahu akbar.syukur alhamdulillah, bp mrs bhgia dn bangga yud tlh mmbrkn yg trbaik. tp ingt jln msh panjng, berjuanglah trs d ms dpn. brsyukur dan brdoa pd TUHAN mdh2an mndptkn yg smua yg di cita2kan.” So touch . . . tak ada kebahagiaan yang lebih hebat selain membuat bahagia dan bangga orang tua. tak ada sama sekali.

bagiku, kuliah bukan sekedar pencapaian akademis, juga bukan juga sekedar orientasi peningkatan pendapatan, tapi lebih dari itu, aktualisasi diri. analoginya mungkin seperti ketika orang jepang ditanya “jika anda sudah punya banyak uang, apakah anda akan berhenti bekerja?”. jawaban yang ku tahu dari cerita itu adalah sang jepang manjawab “tidak.”. begitulah.

sering rekan-rekan di kantor mendorongku untuk cepat menyelesaikan kuliah agar pangkatku bisa disesuaikan. sebetulnya, penyesuaian pangkat bukan motif utamaku, bagiku hal itu hanya semacam bonus. disesuaikan ya bersyukur, kalau pun tidak, ya tetap bersyukur. hidup `kan memang harus bersyukur, bukankah begitu kawan?

jadi apa langkah selanjutnya jika pangkatku tetap tidak disesuaikan? ya tetap kuliah. aku bercita-cita untuk dapat paling tidak meraih gelar master sepanjang hidupku. bukan untuk prestise, tapi ya itu tadi . . . aktualisasi diri. yang aku yakini adalah bahwa pendidikan mampu membuat manusia lebih beradab (terlepas dari fakta negatif apapun). dan meski tak mutlak, tetapi (sekali lagi yang aku yakini) manusia beradab hanya bisa lahir jika dibesarkan di lingkungan yang beradab. artinya keberlangsungan hidup manusia untuk lebih beradab jelas terpelihara. 

dalam pada itu juga, saudara kembarku lulus ujian saringan untuk program magister di itb. sungguh kebahagian ganda tingkat tinggi bagi keluargaku yang jauh dari riwayat sekolah tinggi. dalam blognya, saudara kembarku menulis “wish me luck, bro . . . ”. Well, I just wanna say “you don’t need luck, my bro . . ”

sekarang mungkin saatnya untuk rehat sejenak dan menyelesaikan harapan bapakku yang satu lagi. 





24 Juni 2009

ceracau rasa sayang


tulisan ini terpikirkan saat atasanku kehilangan kucing kesayangannya. singkat kata, kucing itu dicuri. ketika pertama kali mendengar berita itu, ia melelerkan air mata. ia bahkan tak berhenti meracau betapa sayangnya ia pada peliharaannya itu. 

saat mendengar ceracaunya, aku sungguh bersimpati (sungguh), tetapi terus terang sulit bagiku untuk berempati. entah mengapa, yang pasti aku bukan orang yang diberi kegemaran merawat hewan peliharaan. pernah, aku punya sekelompok laba-laba yang aku kumpulkan di pohon jambu ku ketika aku kecil. tetapi itu pun, sama sekali tak ada tangis ketika sekelompok laba-laba itu berkurang jumlahnya.

orang mungkin akan bilang bahwa kehilangan hewan peliharaan kesayangan itu sama saja seperti kehilangan anak. apalagi jika kita merawatnya semenjak lahir. tapi kenapa begitu? jelas sekali hewan peliharaan bukanlah manusia. lagipula jika kehilangan hewan peliharaan kita bisa saja dengan mudah membeli yang baru dan kesedihan teratasi bukan?

meski aku bukan termasuk orang yang diberi kemewahan rasa sayang kepada hewan peliharaan, tetapi aku sepakat bahwa rasa sayang adalah sesuatu yang istimewa dan merupakan anugerah Tuhan yang tak mungkin dibuat secara artifisial. 

hingga saat ini, bahkan aku yakin hingga kapan pun, takkan mungkin tercipta robot asimo yang memiliki rasa sayang. lebih dari akal, rasa sayang adalah keistimewaan yang tak tergantikan yang dimiliki mahluk hidup. 

entah berlawanan atau berpasangan, tetapi sifat sayang sering bersanding dengan sifat benci. begini contohnya, anggaplah seorang lelaki kehilangan kekasihnya yang disebabkan oleh lelaki lainnya. kecenderungan tindakan yang akan diambil lelaki pertama adalah membalas dendam kepada lelaki lainnya itu. dari sini silakan dilihat apakah yang mendorong lelaki pertama membalas dendam. rasa sayang atau rasa benci? atau keduanya?

contoh lain ketika seseorang perempuan mencintai seorang lelaki (atau sebaliknya), namun ternyata perasaan sang perempuan bertepuk sebelah tangan. dikarenakan kekecewaan, perempuan itu mulai mencari-cari kekurangan sang lelaki (atau sebaliknya) agar ia merasa tak perlu mencintainya lagi. sayang yang berakhir benci. sungguh ironis. dan lebih jauh lagi, apa itu perlu?

ada pula benci yang menjadi cinta (oke, aku pun tak yakin ini ada, tapi anggaplah ini nyata). apa yang menjadikan perasaan seseorang berputar 180 derajat seperti itu? bahkan ada yang terjadi dalam waktu singkat. ini sungguh konyol (mungkin itulah kenapa aku belum pernah merasakannya).

tapi ada juga kasus di mana kisah cinta tak ada hubungannya dengan benci. bagaimana itu terjadi? takdir Tuhan lah jawabannya. seorang kawan pernah bilang bahwa cinta itu seperti anak panah yang dilepaskan dari busurnya. kita tidak akan pernah tahu di mana anak panah itu akan menancap, bahkan meski kita adalah penembak jitu sekalipun. mungkin takdir Tuhan adalah gambaran tepat dari apa yang dikatakan kawanku itu. 

sulit untuk mengakhiri ceracauan ini, bahkan aku sama sekali tak membayangkan bagaimana ujungnya saat memulainya. jadi, silakan kecewa karena aku pun sama sekali tak tahu apa klimaksnya. tetapi aku harap kekecewaan itu tak perlu berakhir menjadi benci.

salam sayang . . . :)

meneropong


entah kenapa aku ini. tak pernah habis aku memperhatikan orang dan segala hal di sekitarku. bukan memperhatikan dalam artian yang negatif, tapi hanya memperhatikan. itu saja. 

kali ini, tak jauh-jauh, aku sedang memperhatikan sahabatku. rona namanya. kami berteman semenjak smp, sma, dan sampai kuliah di sini. hari ini rona begitu lekat memperhatikan seorang perempuan yang juga seorang temanku, ridha namanya. rona memang belum pernah bilang bahwa ia menyukai ridha, tapi aku secara nyata tahu itu. semenjak pertama kali menginjakan kaki di kampus ini rona tak pernah bisa berkutik jika berhadapan dengan ridha. perempuan itu punya daya magis yang mampu merontokan segala agresifitas dan reflek spontan rona.

hari ini, akhirnya, rona mengatakannya padaku. mengatakan bahwa ia menaruh pandangan dan hatinya pada ridha. dengan sedikit tak acuh aku merespon, “aku tahu…”. lalu aku mendekatkan bibirku ke telinganya. “bahkan, mungkin semua orang juga sudah tahu. bahkan mungkin lebih jauh lagi, ridha juga sudah tahu.”

sepertinya rona sadar akan satu hal. ridha adalah salah satu perpempuan paling populer di kampus. tak sedikit yang mengejarnya. mahasiswa yang memiliki kepopuleran setingkat dengan ridha jelas menjadi para pemburu utama. dan mahasiswa-mahasiswa seperti mereka memiliki tingkat kepercayaan diri yang jauh membuncah dari . . . rona, contohnya. 

“ini kisah klasik di setiap jaman, ron. semua orang selalu menyukai orang yang populer. peter parker saja begitu. menatap mary jane merupakan agenda utamanya sebelum ia menjadi spiderman. bedanya peter parker mendapat kekuatan laba-laba yang secara tidak langsung berkontribusi untuk dekat dengan mary jane. nah, sekarang pertanyaannya, apa kekuatan kamu untuk dekat dengannya?”

rona hanya terdiam mendengar kata-kataku. dari sorot matanya, aku sedikit bisa mengira-ngira isi hatinya. dalam hatinya ia mungkin berkata, “jangankan kekuatan laba-laba, kepandaian setingkat peter parker saja aku tak punya.” 

sedetik kemudian ponselku berdering. ada pesan singkat dari tina yang mengingatkanku untuk datang ke boscha. boscha adalah sebutan markas teropong kampus—sebuah ukm (unit kegiatan mahasiswa) yang kuikuti untuk mengisi waktu luangku. sebagai wartawan kampus, aku punya deadline yang harus dikejar. ada isu-isu yang belakangan ini beredar dan menjadi bahan yang menarik untuk diwartakan. 

sebelum aku pergi, rona memberikan gambar karikatur yang kumintakan padanya seminggu yang lalu. karikatur ini berkaitan dengan rumor yang beredar bahwa uang spp akan dinaikkan. rumor ini beredar semenjak pergantian direktur kampus dan masih menjadi rumor karena manajemen kampus belum mengklarifikasikan hal ini.

***

hari-hari berikutnya aku tak sempat secara spesifik memperhatikan rona. ada hal yang begitu besar menyita perhatianku dan kawan-kawanku di teropong kampus, yakni regenerasi kepengurusan bem (badan eksekutif mahasiswa). 

rumor beredar kencang mengenai nama-nama yang akan mengisi bursa kandidat calon ketua bem. orang-orang yang dirumorkan biasanya yang sudah populer dan aktif di keorganisasian, baik itu bem, ukm, atau pun himpunan masing-masing jurusan.

johan salah seorang yang dirumorkan. aku mengenalnya ketika pertama kali tes tertulis saringan masuk kampus ini. ia mahasiswa jurusan teknik mesin dan selama ini aktif di ukm otomotif dan robotika. bahkan, sebagai orang sumatera utara, ia menjabat sebagai wakil ketua imasu (ikatan mahasiswa sumatera utara). 

selain johan, ada juga haikal. ia mahasiswa jurusan teknik sipil dan sudah aktif di bem, terutama bidang kerohanian, semenjak tingkat pertamanya. secara personal aku tak begitu mengenalnya, tetapi ia jelas lelaki santun yang punya visi kepemimpinan. kemampuannya memimpin sudah teruji di berbagai acara yang diselenggarakan bem. 

ada juga praja muda. ia adalah mahasiswa teknik kimia dan seorang pemuda tangguh yang aktif di bem dan mapala—ukm pencinta alam. konon, liburan semester kemarin ia memimpin kawan-kawannya untuk menaklukkan puncak mahameru—tanah tertinggi di pulau jawa. 

lalu ada januar. januar adalah mahasiswa teknik komputer. ia aktif di ukm robotika dan menjadi bagian penting dalam ikatan mahasiswa sumatera bagian selatan. secara personal, ia seorang yang sangat detail dan teliti. aku sempat melakukan liputan kegiatan ukm robotika yang mengikuti kejuaraan robot tingkat nasional dan januar adalah salah satu ketua tim yang dikirim ke event itu. 

dua minggu belakangan ini aku mendatangi sekretariat bem berburu data calon kandidat yang mendaftar dan hasilnya : sebagian dari mereka yang dirumorkan benar-benar merealisasikannya. meski begitu, ada sedikit kejutan. praja muda mementahkan rumor yang menyebutkan dirinya akan maju sebagai salah satu kandidat. ia tak mendaftarkan diri meski kawan-kawannya mendorongnya untuk itu. 

satu lagi kejutan datang dari wita—mahasiswa jurusan administrasi niaga. ia mencatatkan diri sebagai salah satu kandidat. sejauh yang aku tahu, wita memang aktif di ukm musik dan ialah ketua paduan suara kampus. entah apa yang memotivasinya untuk maju, tapi yang jelas hanya sedikit orang memprediksikan keikutsertaannya. hari berikutnya aku coba mencari jejak rekam wita. hasilnya : dia adalah ketua osis semasa sma-nya. selain itu, semasa sma ia pernah mewakili provinsi jawa barat menjadi pengibar bendera pusaka di istana negara. jelas bahwa ia perempuan luar biasa. apalagi dengan kemampuan akademis yang mencapai indeks prestasi kumulatif 3,91.

hari ini adalah hari terakhir pendaftaran. sore hari, dengan enggan aku mendatangi sekretariat bem karena tak yakin daftar nama itu akan bertambah. tetapi aku salah. sangat salah. kejutan terjadi. bukan hanya karena daftar itu bertambah, tetapi juga karena nama terakhir yang mencatatkan diri sebagai kandidat adalah temanku sendiri. sahabatku sendiri. rona aditya.

***

bukannya aku mau meremehkan sahabatku sendiri, tetapi sepertinya ada yang salah dengan hal ini. kenyataan bahwa ia mendaftarkan diri di bursa calon ketua bem sungguh di luar dugaan. rona jelas bukan tipe orang yang suka berorganisasi. ia memang aktif di hmak (himpunan mahasiswa akuntansi), tetapi ia bukanlah petinggi himpunan. ia termasuk anggota departemen seni di hmak dan memiliki peranan penting dalam menghidupkan majalah dinding dengan kemampuan grafisnya. tetapi, jelas bahwa ia bukan orang utama di hmak.

entah kenapa, tetapi aku gelisah dengan kenyataan yang ada maka aku segera mengkonfirmasikannya. aku mendatangi rona yang sedang ada di sc (student center) hmak. lalu membicarakannya empat mata.

“tak ada yang salah . . . ” ujarnya. 

“tapi . . . ” aku berusaha memilih kata-kata agar tak menyinggung hatinya. “aku bukannya meremehkan kemampuanmu, tapi . . . oke . . . oke . . . sekarang aku ingin tahu apa motivasimu ikut bursa calon kandidat itu.”

dia terdiam seakan mencoba menghentikan waktu. berselang lima detik, ia menghela nafas cukup panjang dan berat. “aku tak tahu harus mulai darimana . . . tapi . . . remember when we talked about peter parker?”

aku tercenung sambil mengungkap memori itu. sesaat kemudian aku menyampaikan kesimpulanku. “jadi alasan kamu ikut bursa kandidat hanya karena ridha? apa kamu pikir dengan mencalonkan diri menjadi calon ketua bem akan menarik perhatiannya?”

“awalnya . . . ya. aku berpikir seperti itu. tetapi dalam proses pemikiran itu aku sadar akan satu hal. menjadi seorang pemimpin bukanlah hal kecil. terlalu naif jika aku melakukannya hanya karena ingin mendapatkan perhatian dari seorang perempuan.”

“okay, but why did you do that?”

“trust me, it’s no longer about her. it is about me. i know that I am no one. nothing. nobody knows me, but that’s okay. aku tergila-gila akan ridha. itu benar. sangat benar. satu hal yang aku inginkan ketika memikirkannya adalah bagaimana caranya menjadi orang yang lebih baik agar aku bisa berarti untuknya. but then I realized, I would never be good enough for her. so, everything turned back on me. and it is all about me now.

“ayahku pernah bilang bahwa untuk menjadi orang yang lebih baik, kita harus mengikatkan diri pada satu hal. satu hal yang membuat kita benar-benar terkendali. satu hal yang menjadikan kita terus mengevaluasi diri. dan hal itu disebut tanggung jawab.”

aku hanya terdiam seraya menertawakan diriku sendiri. dan tak ada ekspresi lain yang bisa aku tampilkan selain kekaguman.




19 Mei 2009

menarilah bersamaku

tak pernah terbayangkan akan adanya dirimu
memberi senyuman dan merangkul hatiku
di sini kuberdiri seakan di alam mimpi
oh . . . begitu indah rasa yang kau tawarkan

i was lost and you were there, then guide me out of through the night
i've never felt before, you've come around and touched my heart
everything i'm gonna miss and everything i'm gonna kiss
i finaly found someone, the reason that i breath

menarilah bersamaku, disini ku kan menjagamu
everyday and everynight hold my hand and hold it tight

di sinilah engkau selalu dan hiasi lah duniaku
everyday and everynight hold my hand, just hold it tight

(it's not a poem, it's a song)


27 April 2009

so be it

sayang banget kalo satu bulan ga ada postingan...
jadi postingan ini cuma dalam rangka ngisi kekosongan aja...

oke... bulan ini aku sibuk dengan skripsi
kejar setoran euy....

dan yang pasti, lagi berbunga-bunga nihh..
:p
makasih buat yang bikin hari-hari jadi penuh senyum
:)

i just cant thank enough....

so be it

30 Maret 2009

hit



rocky balboa :
let me tell you something you already know . . . the world ain’t all sunshine and rainbows. it’s very mean and nasty place. and i don’t care how tough you are, it will beat you to your knees and keep you there if you let it. you, me, or nobody is gonna hit as hard as life. but it ain’t about how hard you hit, it’s about how hard you can get hit and keep moving forward. how much you can take and keep moving forward. that’s how winning is done.


taken from the movie : rocky balboa (01:03:19 – 01:03:49) directed, produced, and written by sylvester stallone





dua puluh tujuh maret dua ribu sembilan



setelah merasa selamat dari bencana yang menjadi berita nasional tanggal 27 maret lalu, aku mencoba menggali potensi yang mungkin bisa aku maksimalkan. membantu evakuasi jelas bukan pilihan yang bagus karena aku tak punya bekal keahlian berenang yang mumpuni. bukannya paranoid, tapi aku berusaha realistis. melakukan sesuatu yang diluar kemampuanku hanya akan menyusahkan orang lain maka biarlah para ahli yang bekerja di area itu.

lumpur yang menutupi seluruh permukaan yang sebelumnya digenangi air jelas sangat mengganggu ketika orang mondar-mandir melakukan sesuatu. aku merasa ada yang bisa dilakukan atas lumpur itu. dengan peralatan seadanya aku menyisir lumpur ke pinggir jalan dan sebagian diantaranya tertumpahkan ke selokan kecil. 

hanya beberapa langkah dari jalan itu, ada sebuah toko serba ada yang memang serba ada. semuanya porak poranda dan nyaris tak menyisakan sesuatu yang berharga. maka tergeraklah hati dan ragaku untuk menghampiri. di sana, semua barang berantakan dan terlumuri lumpur pekat. 

sang pemilik toko bersusah payah membereskan barang yang terserak dan menyingkirkan genangan lumpur di lantai. dengan rasa iba yang membuncah karena memperkirakan kerugian materil dan psikologis yang diderita sang pemilik, maka aku tenggelamkan diri untuk merasakan pula sedikit kerugian itu. 

hari makin siang. segerombolan orang semakin mendekat tempatku berada. setelah ku tahu, tak heran gerombolan itu bergerombol. manusia nomor dua di republik ini datang berkunjung. dan itu cukup menyunggingkan senyum di bibirku. dan mungkin di bibir orang lain juga.

saat manusia nomor dua republik ini semakin mendekat, seseorang nampak menghentikan langkahnya. kemudian orang itu menunduk seraya berlutut dengan tangan yang berusaha melipat celana panjang sang manusia nomor dua di republik ini. setelah itu sang manusia nomor dua di republik ini seakan menghilang. ia tertutupi manusia-manusia yang disebut ajudan. berselang lima detik kemudian, manusia nomor dua di republik ini pun muncul lagi. kali ini ia memakai sepatu boot berwarna kuning. tentu saja kuning, ia tak mungkin memakai yang warna merah, biru, hijau, atau warna lain. 

gerombolan itu melewati tempatku berdiri dengan banyak kamera yang menyorot jelas ke gerombolan itu. gorombolan itu semakin bergerombol karena sebagian warga ingin menjadi bagian dari gerombolan itu. tetapi itu tak terjadi padaku, bukannya tak tertarik, tetapi ada yang lebih menarik bagiku daripada mengikuti kemana sang manusia nomor dua di republik ini bergerak. 

sepatu. sesuatu yang menarik lebih menarik perhatianku adalah sepatu kerja. tentu bukan sepatu kerja biasa . . . eh, maaf, tentu sepatu kerja itu biasa saja, tetapi menjadi tak biasa karena sepatu kerja itu dimiliki oleh sang manusia nomor dua republik ini. dan sekarang, nasib sepasang sepatu kerja itu begitu istimewa. betapa tidak, dengan lumpur yang tak begitu berarti, sepasang sepatu itu diperlakukan bak lampu aladin yang digosok dengan begitu cermat oleh seseorang yang juga disebut sebagai ajudan. padahal jelas takkan ada jin yang keluar dari sepatu itu untuk mengabulkan tiga permintaan atau berapapun permintaan.

tak lama berselang, sang manusia nomor dua di republik ini kembali melewati tempatku berada. tentu dengan gerombolan yang sama pula. ia bergerak menjauhi tempat yang sebelumnya ia tuju dan berlalu nyaris tanpa kesan.




23 Maret 2009

3hariuntukselamanya



yusuf : 
gue tau kenapa mbak adin milih kawin, bar...

ambar : 
karena dia ... ?

yusuf : 
umurnya 27…

ambar : 
kenapa emang 27 mesti kawin gitu?

yusuf : 
pas lu umur 27, lu akan mengambil sebuah keputusan penting yang akan mengubah hidup lu. janis joplin, jimmy hendrix, morrison. kurt cobain. mereka semua meninggal pas umur 27, bar. soekarno juga ngediriin indiche partij umur 27.

ambar : 
no way!!!

yusuf : 
gak percaya!!! cek aja lagi...

ambar : 
oke... anggaplah bener. kenapa 27?

yusuf : 
pas lu umur 27, kayak yang gue bilang tadi, lu akan mengambil sebuah keputusan penting yang akan ngubah hidup lu. itu ketika di mana pintu-pintu lu dibuka... atau ditutup sama Allah. buat kurt cobain sih ditutup. pokoknya, pas lu umur 27, lu akan ngambil sebuah keputusan penting yang akan ngubah hidup lu.

ambar : (mikir) 
menarik sih!!


yusuf : 
ada lagi, bar. umur 29. 

ambar : 
kenapa lagi umur 29?

yusuf : 
pas lu umur 29, posisi bumi sama planet saturnus itu balik lagi ke posisi yang sama dengan pas lu lahir. nah, planet saturnus itu planet yang mempengaruhi alam bawah sadar lu. itu semua naluri alamiah lu keluar semua. meledak. itu tuh kayak kaki lu diangkat, kepala lu di bawah, trus lu dikocok-kocok sampe isi perut lu keluar semua, trus lu liatin tuh isi perut lu, trus lu balikin lagi.

ambar : (mendelik)
gue ampe umur 27 aja deh kalo gitu.





22 Maret 2009

“… and to every action there is always an equal and opposite or contrary, reaction …”


dalam salah satu novel dari tetralogi laskar pelangi, sang pemimpi, ada satu bab yang sungguh berkesan. bab itu berjudul Tuhan tahu, tapi menunggu (dikutip dari penulis bernama leo tolstoy). dalam bab itu, dikisahkan arai melakukan kejahatan sholat dengan mengucapkan ‘amin’ dengan nada melolong yang meliuk-liuk. hal itu ia lakukan karena ia tak suka dengan imam yang juga guru mengajinya, taikong hamim. perbuatan arai jelas merobek-robek wibawa taikong hamim. 

menurut arai, kejahatan yang dilakukannya cukup aman karena taikong tak bisa menentukan siapa pelakunya diantara ratusan anak-anak di saf belakang. tetapi seperti judul bab itu, Tuhan tetap tahu dan Tuhan akan membalasnya di kemudian hari.

kisah itu berlanjut di novel lanjutannya, edensor. pada mozaik 38 dengan judul enam belas tahun Tuhan menunggu, ‘kejahatan’ arai dihunjam dengan balasan setimpal. dikisahkan bahwa ikal dan arai berkeliling eropa saat liburan musim panas. tiba saatnya mereka berada di negara austria. untuk melaksanakan shalat jumat, keduanya tiba di perkampungan muslim negara itu. 

saat melaksanakan shalat jumat, seperti biasa, imam membaca surat al-fatihah dengan suara lantang nan lembut. karena terhanyut nuansa kelembutan, diakhir surat al-fatihah, arai melolongkan kata amin seperti enam belas tahun lalu—meliuk-liuk dan lantang. tetapi anehnya, lolongan itu hanya dilakukan oleh arai sendiri. ternyata muslim di perkampungan itu menganut mahzab yang hanya mengucapkan amin di dalam hati. sehingga malu hati lah arai karena melolongkan kata amin dengan meliuk-liuk seperti serigala. terlebih lagi, nada lolongan itu terdengar tidak sopan.

dengan rasa malu yang tak tertanggungkan, arai memohon maaf dan mengatakan semua terjadi di luar kesadarannya. sang imam hanya tersenyum simpul dan berkata, “tak selembar pun daun jatuh tanpa sepengetahuan Allah.” setelah itu arai dan ikal bergegas kabur meninggalkan segerombolan besar muslim yang menertawakan mereka sampai terduduk-duduk.

sejak membaca kisah itu, aku selalu penasaran dengan siapa sebenarnya leo tolstoy. Tuhan tahu, tapi menunggu, kalimat pendek tetapi mengandung makna yang sungguh mendalam. jelas sekali penulisnya adalah seorang yang kenyang akan pengalaman hidup. dan aku sungguh ingin membaca tulisan lengkapnya. 

ternyata Tuhan memang benar-benar tahu. tetapi ia menunggu lebih dari setahun untuk menunjukkannya. sekitar sebulan yang lalu aku berkunjung ke rumah seorang kawan. tak disangka, ia memiliki koleksi buku karya leo tolstoy. tak pikir panjang, aku pun meminjamnya. 

leo tolstoy hidup pada rentang tahun 1828-1910. ia merupakan sastrawan rusia yang memiliki pengaruh mendunia pada masanya. ada dua novel besarnya yang selalu dikenang dunia yang berjudul war and peace (1863) dan anna karenina (1873). 

semasa hidupnya ada sebuah anekdot yang melukiskan betapa besar pengaruh tolstoy bagi bangsa rusi, yakni ada tiga hal yang paling penting di rusia saat itu: gereja katolik, tsar, dan leo tolstoy. ada dua hal utama yang selalu ia perjuangkan, yaitu cinta bagi seluruh umat manusia dan perlawanan tak kunjung usai terhadap kejahatan.

Tuhan maha tahu, tetapi Dia menunggu. itulah salah satu judul cerpen dalam buku kumpulan cerpen tolstoy yang berjudul ziarah. dalam cerpen itu, dikisahkan seseorang yang telah difitnah dan akhirnya dijebloskan ke penjara. sebagai mahluk Tuhan, ia justru menemukan kesadaran permanen di penjara sehingga ia selalu berserah diri kepada yang mahakuasa. 26 tahun kemudian, ia bertemu dengan orang yang memfitnahnya di penjara. 

secara keseluruhan, tolstoy menghasilkan karya yang mudah dimengerti dan orisinil pada masanya. mudah bagi pembacanya untuk mengambil nilai moral dalam setiap karyanya seperti yang dilakukan andrea hirata dalam melengkapi karyanya, tetralogi laskar pelangi.



“… and to every action there is always an equal and opposite or contrary, reaction …” isaac newton (1643-1727)




15 Maret 2009

with a great power comes great arrogance?????


suatu waktu, seorang pejabat eselon II sebuah instansi pemerintah yang baru dilantik mengkomplain soal namanya yang tertulis di surat keputusan pengangkatan jabatannya. dalam surat keputusan itu namanya bergelar doktor dan master teknik. ia yang merasa mendapatkan gelar magister di luar negeri menginginkan agar gelar magisternya itu disesuaikan dengan gelar yang memang didapatnya, yaitu dic. eng.

ada juga kisah nyata di mana seorang dosen hanya ingin dipanggil dengan gelar kepakarannya, profesor. ia merasa gelarnya itu adalah sebuah pencapaian yang penuh perjuangan dan pengorbanan. jadi, setiap orang harus menghargai dan memberikan rasa hormat saat memanggilnya. 

sadar atau tidak, itulah gambaran nyata bangsa kita. coba saja lihat penulisan nama penulis buku yang beredar di indonesia. kebanyakan dari mereka mencantumkan gelar akademisnya, bahkan gelar religiusnya. 

sebuah pencapaian memang patut dihargai dan dihormati. tapi hal itu adalah sebuah keniscayaan dan bukan hal yang perlu dipaksakan. lagipula, bukankah kita dinilai atas apa yang kita berikan, bukan atas apa yang kita dapatkan???

hal berbeda terjadi di luar indonesia. silakan sebutkan siapa penemu model pengukuran kinerja balanced scorecard!!! bagi mereka yang berkecimpung dalam bidang manajemen pasti akan segera mengacungkan tangan sambil menyebutkan nama kaplan dan norton. penyebutan nama seperti itu tidaklah menyalahi aturan sopan santun karena memang adanya begitu. dalam semua buku yang mereka tulis, mereka tak pernah mencantumkan gelar akademis mereka. padahal mereka adalah ahli-ahli manajemen yang sudah diakui kepakarannya di seluruh dunia. 

seorang pakar lain hanya menuliskan nama paul niven di buku-buku yang ditulisnya. demikian pula dengan david hunger dan thomas wheelen. padahal ketiganya adalah ahli-ahli di bidang manajemen strategik. bahkan pebisnis terkenal seperti donald trump, warren buffet, george soros, dan robert t. kiyosaki pun tak terjebak dengan keangkuhan akademisnya. 

menggelikan memang tingkah laku orang indonesia ini. dan semakin menggelikan karena ada satu pepatah dalam bahasa inggris yang menyebutkan ‘with a great power comes great responsibility’ bukannya ‘with a great power comes great arrogance’.





11 Maret 2009

sane

when i think of you, all i want to be is being a betterman because i know i will never be good enough for you, but i want to be with you and more than that i need to be with you to keep me sane.

05 Maret 2009

the prestige

are you watching closely?
itulah kalimat pertama dalam film the prestige. sebuah film adaptasi novel dengan judul yang sama. ini adalah kisah perseteruan dua pesulap inggris pada akhir abad 19 yang berakhir mematikan. baik novel maupun filmnya didominasi dua nama : rupert angier dan alfred borden.
novel the prestige ditulis oleh christhoper priest dan pertama kali terbit di inggris tahun 1995, sedangkan filmnya disutradarai oleh christhoper nolan dan pertama kali tayang tahun 2005. tapi layaknya sebuah film adaptasi, ada beberapa perbedaan di novel dan filmnya. 
dalam novel, angier merupakan keturunan bangsawan dengan gelar lord colderdale, sementara borden adalah seorang pemuda yang berasal dari kelas pekerja. dengan ambisi besar, keduanya berusaha menjadi pesulap yang mampu menampilkan trik sulap yang memukau sekaligus membingungkan.
suatu waktu, pertemuan keduanya terjadi dan menjadi awal perseteruan yang saling berbalasan. saat itu, angier sedang menjadi paranormal gadungan. ia biasa mendapat pekerjaan sebagai pemanggil roh. dan dengan kemampuan trik sulapnya, ia melakukannya dengan sangat baik. sampai suatu ketika, borden, yang merupakan saudara dari klien angier, curiga bahwa apa yang dilakukan angier hanyalah omong kosong.
kemudian borden membongkar kebohongan angier dengan mengacaukan atraksi pemanggilan roh tersebut. dalam proses pengacauan itu, borden tanpa sengaja membuat istri angier, yang berperan sebagai asisten angier, keguguran. angier pun berang. sejak saat itu, perseteruan mereka dimulai.
dalam perseteruan itu, keduanya bersaing menjadi pesulap terhebat. saat salah satunya menampilkan suatu atraksi, sebisa mungkin yang lainnya menjiplak atraksi tersebut dan menampilkannya dengan lebih baik. bahkan, dalam beberapa kesempatan mereka saling mengacaukan pertunjukan saingannya.
kemudian, ada saat borden menampilkan triknya yang paling hebat, yaitu trik manusia pindah tempat. dengan trik itu, borden berada di atas angier, bahkan angier sendiri mengakui keunggulan saingannya itu. tapi, angier tak mau menyerah untuk mengetahui rahasia trik sulap itu. lalu, angier menyusupkan asistennya untuk bekerja pada borden dan mencari tahu rahasianya.
akhirnya, angier mendapat petunjuk mengenai rahasia borden. tesla—itulah rahasianya. nikola tesla ialah seorang ilmuwan asal amerika yang berhasil mengembangkan penggunaan listrik secara luas. kemudian, angier pun mendatangi tesla dan memintanya membuatkan suatu alat yang mampu menduplikasikan dirinya. tesla pun menyanggupinya.
waktu-waktu setelahnya adalah kejayaan bagi angier dan keterpurukan bagi borden. angier menikmati keberhasilannya menjadi pesulap yang diakui paling hebat di inggris. meski nikmat keberhasilannya itu menyisakan suatu keperihan. keperihan yang terlampau mengerikan bagi hidup setiap manusia. dalam menampilkan atraksi pindah tempatnya itu, angier diharuskan menyingkirkan (baca : membunuh) materi asli dirinya sehingga materi duplikat, yang muncul setelahnya, mendapat applaus dari penonton.
***
filmnya dibuat secara berbeda oleh sang sutradara. film ini memiliki alur maju mundur. membingungkan. tapi layaknya sulap, membingungkan dan membuat kita terpana pada waktu yang bersamaan. lagi pula, akhir sebuah sulap selalu berupa pertanyaan di benak setiap penonton, bukan? begitu pun film ini. christhoper nolan bak seorang pesulap yang sedang beraksi dipanggung saat menyutradarai film ini.
dalam film, alfred borden (christian bale) adalah orang asli inggris sementara rupert angier (hugh jackman) adalah perantau dari amerika. diceritakan bahwa pada awalnya alfred borden dan rupert angier adalah rekan kerja. mereka sama-sama bekerja pada seorang pesulap dan selalu menjadi bagian dari pertunjukan sulap dengan berpura-pura sebagai penonton.
dalam suatu pertunjukan, borden menyebabkan kecelakaan bagi istri angier, yang juga bekerja sebagai asisten pesulap yang sama. dalam pada itu, istri angier meninggal. hal itu membuat angier membenci borden dan memendam dendam teramat kesumat.
perjalanan selanjutnya mereka berkarir masing-masing. borden lebih serius dan lebih tekun menjalani hari-harinya dengan berlatih. hal itu menjadikannya sebagai pesulap ternama. tersohornya nama borden melecut semangatnya untuk menyaingi borden. bahkan, dalam beberapa kesempatan mereka saling mengacaukan pertunjukan saingannya.
sama dengan novelnya, perseteruan di film juga mengerucut pada satu trik sulap : manusia pindah tempat. borden dengan caranya sendiri mampu membuat penonton bertepuk tangan, tergagap, dan tersenyum dalam waktu bersamaan. sedangkan, angier dengan kekuatan uangnya mampu membayar tesla untuk membuat sebuah mesin duplikasi.
***
perbedaan di novel dan di film sangat kental terlihat pada penokohan borden dan angier. dalam novel angier terasa seperti tokoh utama yang menderita karena ulah borden, sementara dalam filmnya, justru borden lah yang menjadi tokoh yang terasa lebih utama. perbedaan lainnya, dalam novel borden dibunuh oleh angier, tetapi dalam film kejadiannya terbalik.
meskipun dalam novel dan filmnya rahasia borden adalah tesla, tetapi sebenarnya bukan itu rahasianya. bahkan, tesla pun sebenarnya tak sadar ia mampu membuat mesin untuk menduplikasi materi. jadi apa rahasia trik sulap borden? silakan cari tahu sendiri.
secara keseluruhan, filmnya digarap dengan cara yang hebat dan mampu memunculkan misteri yang lebih membuat penasaran. sementara novelnya, memberikan pola unik dalam bercerita. penasaran? silakan tonton filmnya dan baca novelnya.
satu hal yang bisa diambil dari novel maupun film ini adalah memiliki ambisi sama dengan nafas kehidupan, tetapi saat ambisi menjadi obsesi yang ada hanyalah kehancuran.
cat: christhoper nolan adalah sutradara dari film memento, batman begins, dan the dark knight.